#Ausdruck❤

36 6 1
                                    

14/11

[20:53] DA :
Saat hati kan terpaut
Desir angin menghias ulung samudra
Lintang biar bergema
Alunan ketik ranting berirama
Hujan malam tadi berbekas luka, namun kau dimana?
Angin-angin sampaikan salam padanya
Pada orang yang telah memberi warna dunia

[21:03] IF :
Sungguh puitis

[21:00] DA :
Yang surya berada di peraduan
Hendak kembali alam nan jauh
Pagi besok ia menantang insan
Yang sibuk dengan dunia penuh alasan
Hidup ini palsu semata
Tak ada kekal
Apalagi hanya kiasan
Risau lah mereka penabur kaca
Kan terluka dengan api neraka
DANK

[21:05] IF :
Kurang paham

[21:07] DA :
hnya dia yang ngerti makna akan memahami

[21:27] IF :
Soalnya saya tadi hanya sekedar membaca, tidak dengan memahami

[21:28] DA :
harusnya anda pahami

[21:28] IF :
Saya telah membaca ulang

[21:28] DA :
dan?

[21:28] IF :
Dan saya mulai memahaminya

[21:28] DA :
semua kata di dunia punya arti tersendiri

[21:29] IF :
Sangat benar

[21:29] DA :
semua yang terjadi lebih dri 2 kali akan mudah di pahami

[21:30] IF :
Itulah yang saya rasakan disaat saya membaca kata demi kata dengan memahaminya perlahan pun berakhir sedikit mengerti

[21:29] DA :
cobalah melihat dengan kata hati

[21:30] IF :
Iya

[21:30] DA :
ungkapan hati akan terungkap dengan kata

[21:32] IF :
Karna saat ingin mengungkapkannya dengan lisan, tak ayal membuat lidah ini kelu seakan tak mampu untuk berucap apa yang ada dalam hati. Maka dari itu kita menggunakan metode perkataan sederhana dalam sebuah benda pintar.

[21:33] DA :
dan kemudian aku ngantuk

[21:33] IF :
Aku hanya lelah

[21:38] IF :
Kantukku sedang bersembunyi. Jadi, aku memanfaatkan sisa waktu ini untuk merefleksikan diri dari kegiatan yang tak kunjung berhenti.

















TBC??

HerznoteTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang