I Believed
.
.
.
Sequel - Chapter 3
.
.
.
BGM : VIXX Leo - Nowadays
.
.
Enjoy!
Dengan tangan yang masih setia memegang bolpen itu, Jihoon tidak bisa melepaskan pandangannya dari seseorang yang tadi memperkenalkan dirinya sebagai Edward Park.
Bahkan sampai ia duduk di sofa ruang kantornya.
Lamunannya tersadar ketika ia mendengar seseorang membuka pintu ruangannya.
"CEO Park, mau langsung kita mulai meetingnya?" tanya seseorang bertubuh tegap dan berbahu lebar yang barusan masuk ke ruangannya
"Oh.. tentu saja silahkan duduk disana Koreografer Kang," jawab Jihoon sambil berjalan bersama Daniel ke arah sofa.
"Ini Edward Park..... Tuan Park, ini kepala koreografer di perusahaan kami, Kang Daniel,"
Usai diperkenalkan oleh Jihoon, Daniel mengulurkan tangannya yang langsung dijabat oleh Edward
"Kang Daniel.. panggil saja Daniel...."
"Edward Park... Panggil saja Edward..." lalu Edward tersenyum
Pada saat itu juga rasanya jantung Jihoon berhenti berdetak, senyuman yang sama yang selama bertahun-tahun tak pernah dilihatnya.
"CEO Park?" panggil Daniel menyadarkan Jihoon dari lamunannya
"Ha? Oh... iya... ayo kita mulai meetingnya,"
Jihoon berdeham pelan lalu mempersilahkan kedua pria di depannya duduk.
Meeting berjalan dengan lancar sesuai dugaan Jihoon. Daniel tampak langsung cocok dengan Edward mungkin karena mereka bekerja dalam bidang yang sama. Bahkan beberapa kali Jihoon merasa mereka tidak ingat dia ada di situ.
Satu hal yang pasti.
Jihoon tidak bisa melepaskan pandangannya barang sedetik pun dari Edward.
Ia memperhatikan hal sedetil apapun yang bisa ia lihat. Mulai dari caranya bicara, caranya menulis di plannernya, caranya tertawa.
Kenapa...
kenapa semua hal yang Edward lakukan terasa mirip dengan Woojin, namun di saat yang bersamaan berbeda?
Kenapa...
Kenapa bisa ada orang yang semirip ini dengan Woojin?
Ini tidak masuk akal kan?
"Apa ada yang perlu kami tambahkan lagi Nona Park?"
Jihoon terdiam dalam lamunannya tanpa melepaskan pandangannya dari Edward.
"Nona Park?"
Edward yang awalnya masih asyik mencatat di plannernya ikut mendongak sehingga pandangan mereka bertemu.
Mata yang sama,
Pandangan yang berbeda.
Woojin tidak akan pernah memandangku sedingin ini, batin Jihoon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Do You Believe in Love?
Romance"Kekuatan yang paling besar itu adalah Cinta!" jawab Woojin yakin "Jihoon, kau percaya pada cinta?" "Beri aku 2 minggu, dan aku akan membuatmu percaya pada cinta," Another Chamwink! Remake
