Author Pov
Ada saatnya kau terbang tinggi sekali,tpi jika kau berhenti
kau akan jatuh,dan disaat kau jatuh..
tubuhmu tak akan kuat menahan rasa sakitnya,
jadi kau hanya bisa menerima rasa sakit itu.
Hidup ini sangat membingungkan,pada suatu hari kamu merasa orang terbahagia di dunia,
keesokanya kamu merasa menjadi orang yg paling kesepian.
Rasa sakit yg timbul ini sprti tahanan yg di penjara,bisa merasakanya,tpi tak bisa untuk diungkapkan,jika ingin hidup berjuangalah,jika menginginkan sesuatu raihlah,jika hanya diam saja itu tak akan membantu.
---
R.S seoul
Seorang Yeoja berjalan menyusuri lorong Rumah sakit,tubuhnya sedikit basah karna rintik hujan yg mengenainya,di bibirnya terdapat darah yg sudah mengering,ia berjalan dengan Nafas yg sedikit terisak.
Yeoja itu sampai di tengah-tengah lorong,Di depannya terdapat ruangan yg berisi Bayi,
dia tersenyum lega bahwa ia masih bisa melihat Bayinya yg tertidur pulas disana.
Seorang Namja datang dan memeluknya dari belakang,mencium setiap inci lehernya,Namja trsbt mencoba membalikan badan Yeoja itu,tpi Yeoja itu menahanya,mungkin Yeoja itu tak mau memperlihatkan sisi kelemahanya.
Yeoja trsbt melepas tangan Namja itu dan berlari sekuat-kuatnya,Namja itu tak tinggal diam,dia mengejar Yeoja itu,hingga ia kehilangan jejaknya.
Diujung Lorong terdapat seorang Yeoja bernafas tidak teratur,rambutnya berantakan,baju yg ia pakai semakin basah karna keringatnya,ia berjongkok dilorong trsbrt,kembali menutup wajahnya dengan tanggan kecilnya,isak tanggisnya semakin menjadi setiap menitnya.
Yeoja itu sesekali menggacak-acak rambutnya,sesekali ia marah pada dirinya sndiri,ia merasa bersalah telah lahir di dunia,tak lama ia diam dan air matanyapun keluar kembali,membasahi pipinya yg sudah memerah.
Yeoja itu berjalan meninggalkan lorong itu,ia mencegat Taksi dan menaikanya,di dalam Taksi ia hanya melamun dan sesekali menjatuhkan air matanya,tak lama ia sampai ia tujuan.
kediaman Jimin & Yn
Ia melangkah dengan ragu,setiap langkanya diiringi Air mata,kedua matanya sudah sangat memerah.
Setelah berjalan ia sekarang sampai di depan pintu rumahnya,Belum sempat ia membuka pintu trsbt air matanya kembali jatuh,Ia memberanikan diri membuka pintu trsbt dan masuk kedalam.
Sesampainya di ruang Tamu,terdapat foto-foto dinding,Yeoja itu menyentuh foto itu dan menangis sambil memegang bingkai foto trsbt,ia menaruh foto trsbt dan beralih ke kamar.
Ia memejamkan matanya,ia tersenyum sekilas tapi senyuman itu kembali menjadi isak tangisnya lagi,Yeoja itu berjalan mengelilingi setiap inci kamarnya,ia duduk di kasur trsbt meraba kasur trsbt,Air matanya menetes di sprey kasur.
Ia beranjak dari sana ke ruangan yg didepanya,ia ragu untuk membukanya,disaat ia membukanya ia merasa kehangatan di dalam sana,disana terpampang Nama
Park Bobae,Nama anak dari Yeoja trsbt,tangisnya semakin menjadi ketika ia melihat foto bayi trsbt bersama dirinya.
Yn:"Bagaimana aku bisa menginggalkan ini semua?!..."
ia memeluk erat foto trsbt,ia tak menyadari seorang Namja sedang berdiri di belakang sana,
ia memeluk erat Yeoja trsbt.
KAMU SEDANG MEMBACA
jimin My Perfect husband [NC♥]
Teen Fictionjimin x yn[END] Mohon dimaafkan jika ada salah kata, karna pertama bikin ini masih sangat labil.
![jimin My Perfect husband [NC♥]](https://img.wattpad.com/cover/161891657-64-k894571.jpg)