"Yoon, buka pintunya, udah malam, ayo makan" Jungkook ngetuk pintu kamar yoongi, gak ada jawaban, jungkook menghela nafas
Dari keenam hyungnya, gak ada satupun yang yoongi jawab, kan bikin mereka khawatir
"yoongi, ini jungkook hyung, buka pintunya, ayo makan, jimin hyung kan sudah minta maaf" Masih gak dijawab, jungkook total khawatir sama yoongi
Masalahnya gak ada yang yoongi jawab, bahkan cuma sekedar kata "enggak" Pun gak ada
Jungkook noleh ke arah hyung-hyung nya, wajahnya menyirat kekhawatiran
"Namjoon hyung, yoongi gak jawab jawab, jungkook khawatir" Ujarnya, berkali kali membuka knop pintu kamar yoongi, tapi percuma, yoongi ngunci dari dalam
Bukan apa, tapi dari tadi siang yoongi gak makan, gak keluar kamar
Jimin khawatir, soalnya tadi, wajah yoongi pucat banget, ditambah dia gak makan
Sumpah, jimin ngerasa bersalah sama yoongi
Kaki nya ia bawa menyusul yang lain tepat berada di depan kamar yoongi
Kali ini seokjin berteriak kencang.
"YOONGI, BUKA PINTUNYA, ATAU HYUNG AKAN DOBRAK PINTUNYA?" Tak ada jawaban dari sebrang, semuanya khawatir
Hingga mereka memilih menjauh, sedangkan namjoon berusaha mendobrak pintu kamar yoongi
Brakk
Dobrakan pertama gagal
Brakk
Dobrakan kedua gagal
Brakk
"YOONGI" sontak semua berteriak, gimana gak teriak, yoongi tergeletak pucat, gak sadarin diri, badannya panas banget, masih make seragam sekolah
Namjoon langsung ngangkat yoongi, bawa yoongi ke mobil
"Bawa yoongi kerumah sakit"
Jimin terdiam, badannya bergetar, sesaat ia meninju dinding tak bersalah disampingnya, menghasilkan warna merah yang sangat kontras
"Gw gak bakal maafin diri gw sendiri kalau yoongi kenapa-napa" Ujarnya
"Adik kalian tidak apa-apa, hanya kelelahan, lain kali jangan membiarkannya terlalu lama dengan pakain basah, dia rentan akan dingin, kalau begitu saya harus pergi" Namjoon ngangguk
"Udah jim, kamu gak salah, yoongi cuma kelelahan aja, dia juga gak bisa dibentak, lain kali jangan bentak dia" Jimin ngangguk saat jin memberi tahunya, mereka segera masuk, ngeliat yoongi yang masih belum sadarin diri, wajahnya pucat banget, jimin jadi ngerasa bersalah
Hoseok ngedeketin badannya, tangannya ia bawa ke rambut halus yoongi
"Maafin hyung, gak bisa jagain kamu" Lirihnya
Jimin diam, tapi tangannya ia genggam bersama tangan yoongi
"Maafin hyung, hyung udah bentak yoongi, hyung lakuin ini karena hyung sayang sama yoongi, hyung takut gagal jaga yoongi sesuai permintaan bunda" Lirihnya
Yoongi mulai ngasih pergerakan, kelingkingnya tiba tiba bergerak, matanya mengerjap pelan, hingga benar benar sadar
Semuanya menghela nafas lega
"H-hyung" Yoongi berucap lirih, balas ngegenggam tangan jimin
"Yoongi, maafkan hyung, maafkan hyung, hyung berjanji tidak akan membentakmu lagi" Yoongi diam, masih belum sanggup buat ngomong terlalu banyak
"Hyung, maafin yoongi" Cuma itu aja yang keluar dari mulut mungil yoongi
Sedangkan jimin ngangguk, ngecup sekilas kening pucat itu
"Jangan pulang dengan orang lain lagi ya" Tukas taehyung, yoongi ngangguk pelan,
"Yoongi laper?" Yoongi ngangguk meski gak terlalu kuat,
Sedangkan seokjin mengambil bubur yang tergeletak di nakas, sedikit mengaduknya dan menyuapkannya pada yoongi
"Besok gak usah sekolah ya?" Yoongi sebenernya mau nolak, tapi karena yang meminta adalah seokjin, kakak paling tidak bisa dibantah, maka dari itu, yoongi hanya ngangguk lemas, sambil nelen bubur dimulutnya
"Yoongi, maafin tae-hyung ya, tadi mobil tae-hyung mogok dijalan, jadi harus diperbaiki" Yoongi senyum, senyum yang buat para kakak-kakaknya ngerasa tentram adem damai
"Iya hyung, maafin yoongi juga, yoongi udah ngelanggar janji hyung semua"
Semua mengangguk
"Kami menyayangimu yoon"
Tbc~
Pantengin:)!
KAMU SEDANG MEMBACA
overprotective
القصة القصيرةapa jadinya kalau seorang namja diperlakukan keenam kakak layaknya seorang yeoja? hanya karena memiliki wajah manis juga cantik Warn!! Bahasa kasar / tidak baku
