Si "Panglima Tempur"

58 18 1
                                        

Tanpa mereka semua sadari. Ada sepasang mata yang memandang citra dan arjuna dengan tatapan tajam, tangannya mengepal erat dan langsung meninju tembok di sampingnya dengan keras. Bahkan akibat pukulannya tadi kini tangannya mengeluarkan darah.

Siapakah gerangan?

♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢


sekarang citra, della, retha, dan ratu lagi rapat di ruang osis buat bahas kegiatan porseni (pekan olahraga dan seni) antar sma yang bakalan diadain di sekolah mereka. Sedangkan aisha dan agustin menunggu mereka di kantin.

"Rapat kali ini kita mau ngebahas buat kegiatan porseni sama buat struktur panitianya ya. Jadi minggu depan kan bakal di adain porseni di sekolah kita, cabang olahraga putranya kita ngadain tanding basket, futsal. Kalo olahraga putrinya kita ngadain tanding soft ball, hand ball. trs buat seni nya kita adain talent show." Ucap citra untuk membuka rapat.

"Sekarang struktur panitianya mau langsung gw tunjuk, apa pada mau ngajuin diri?" Tanya citra kepada pengurus osis yang lain

"Ngajuin diri aja, nanti kalo ada yang gak sanggup sama bagiannya kan repot" jawab ratu

"Oke."
.
.
.
.
.
.

"Eh lucas mana si? Rapatnya dah mulai dari tadi kok dia gk nongol nongol"

"Tau nih, Pak ketos kemana."

"Yaudah gw cari orangnya dulu ya."

Citra cari si lucas sampek muter muter sekolah, eh gk ketemu ketemu juga. Dia mau coba cari lucas di rooftop tempat terakir yang belum citra datengin dari tadi.

"Lucas!"
"Ternyata lo dari tadi di sini? Gw cariin juga, kok lo gk ikutan rapat si? Tadi pagi yang bawel bilang, waketos tu harus nya jadi contoh itu siapa? Lo ngomelin gw tapi lu sendiri gk ikut rapat gimana si?"

"..."

"ni anak ayo turun, rapatnya keburu selesai tu."

Lucas bangkit dari posis duduknya

"Lo aja gw males."

"Eh ampun lucas lo mau kemana? Profesional dong, lo ketos kan?!" Tanya citra sambil megang tangan lucas.

"Lepas"

"Loh? Tangan lo kenapa cas? Kok luka? Keluar darahnya lagi."

"Ayo ikut gw ke uks. Tangan lo harus di obatin! " lucas cuma diam tak bergeming, tangan kanannya kini sudah berada di gengaman citra.

"Duduk! Jangan kemana mana gw mau ambil P3K dulu " lucas cuma ngikutin perintah si citra.

"Lo habis ngapain si? Kok bisa sampek kayak begini? Habis perang sama naruto ya lo?"

"Emang."

"Ha?!"

"Hn" Lucas diem diem merhatiin citra yang lagi ngasih obat merah ke tangannya. Lucas gk bisa ngelak kalo sekarang jantungnya sukses di buat berdisko gara gara citra. lucas senyum tipis ngelihat wajah serius citra ngobatin tangannya.

Citra yang ngerasa ditatap langsung menoleh ke arah si penatap. Sukses membuat kedua bola matanya bertatapan dengan mata lucas, beberapa detik kemudian mereka masih saling menatap.

Friendship GoalsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang