01

25 2 0
                                    

Mita bangun pukul empat pagi. Biasanya ia selalu bangun pukul lima, kini ia harus bangun lebih awal dan menyiapkan keperluannya dan Neon.

Seperti sekarang ini ia tengah memasak mie instan untuknya dan Neon, karena hanya itulah yang tersisa di kulkasnya. Ia memasak dengan telaten, baginya memasak mie instan sangat mudah, tinggal merebus air saja.

Adiknya, Neon masih tertidur setelah semalaman menangis. Anak laki-laki berusia 5 tahun itu terus mencari orang tuanya setiap malam.

Setelah selesai ia kemudian membawa mie itu ke meja makan, lalu membangunkan Neon.

Di bukanya perlahan pintu itu dan menampakkan sosok anak laki-laki yang tengah tertidur pulas. Tangannya mengusap-usap kepala anak itu.

"Neon ayo bangun, kakak sudah bikin sarapan" Ucap Mita.

Anak itu mengeliat lalu perlahan membuka kedua matanya.

"Kakak"

Mita tersenyum, digendongnya Neon olehnya, "Kamu makan ya, setelah makan mandi lalu pergi kerumah Bibi Sum"

Bibi Sum adalah pengasuh Neon, meskipun sekarang ia tidak dibayar lagi, tapi ia tetap ingin mengasuh Neon, ia menganggap Neon dan Mita seperti anak kandungnya sendiri.

Setelah selesai makan ia lalu memandikan Neon lalu bersiap untuk pergi kesekolah sembari mengantarkan Neon ke rumah Bibi Sum. Ia berjalan kaki menuju rumah Bibi Sum yang kira-kira berjarak satu kilometer dan sesekali menggendong Neon.

Keringat nya bercucuran di sepanjang jalan.

Sesampainya disana Bibi Sum sudah menyambutnya didepan pintu.

"Nah akhirnya dateng juga" Ucap Bibi Sum.

Mita terkekeh, "Aku titip Neon ya Bi" Pintanya.

Bibi Sum mengangguk, lalu kemudian Mita pamit untuk pergi kesekolah.

-------

Sesampainya di sekolah ia langsung duduk dikursi nya. Ia menidurkan kepalanya diatas meja.

"Akh!"

Ia mendongakkan kepalanya ketika sesuatu dipukul ke kepalanya.

"Pagi-pagi udah lemes aja"

Mita mengacuhkannya, ia lalu kembali ke posisi semulanya.

Helaan nafas terdengar dari orang itu. Ia kemudian meletakkan sesuatu diatas meja Mita, lalu melenggang pergi.

Mita melirik, "susu kotak?"

------

"Baiklah, sampai disini dulu pertemuan kita. Jangan lupa untuk mengerjakan tugas, Assalamualaikum"

Bu Adhe keluar dari kelas. Seketika kelas yang tadinya sepi menjadi ramai seperti pasar. Bel pulang lima menit lagi, tapi semuanya sudah tidak sabar.

"Ta, nanti aku ngerjain  tugasnya dirumah kamu ya?" Tanya seseorang yang tiba-tiba menghampiri Mita.

"Tapi jangan berisik ya?"

"Oke, aku juga udah lama gak main kerumah kamu" Ujar orang itu.

"Yaudah, aku duluan ya"

"Eh, mau kemana belum bel!" Tahan orang itu.

"Udah keluar ini, Bye!"



Huhu... sudah lama ku gantung...💜










Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 11, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

DemitaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang