Saat jam 04.40 shila terbangun, dan langsung pergi ke kamar mandi, buat wudhu untuk sholat subuh, dan ternyata shila halangan, jadi shila langsung ngambil handuk untuk langsung mandi. Dan setelah mandi, shila langsung siap-siap buat pergi ke sekolah, jam 06.00 bunda sedang menyiapkan makanan untuk sarapan
"shilaa, turun nak, kita sarapan dulu" teriak bunda dari bawah
"iyaa bunda" jawab shila
Setelah itu shila langsung turun ke bawah untuk sarapan, dengan berjalan sedikit pincang, karna kaki shila masih sakit gara-gara kemarin jatuh dari tangga.
"kaki kamu masih sakit?" tanya bunda memastikan
"udah ga terlalu sakit bun" jawab shila sambil tersenyum
Lalu, shila dan bunda memakan sarapan nya dan saat pukul 06.20 shila berangkat untuk ke sekolah
"bunda, shila berangkat dulu ya" ucap shila
"iyaa sayang, oiya nih uang jajan kamu sama uang buat gantiin uang kamu yang kemarin" jelas bunda
"okey, makasii bunda, assalamu'alaikum" ucap shila pada bunda, lalu menyium punggung tangan bunda nya
"iyaa, wa'alaikumussalam, hati-hati dijalan ya sayang" ucap bunda
Lalu saat shila keluar gerbang, shila melihat rafi baru saja keluar dari rumah nya dengan motornya, lalu rafi melihat ke arah shila
"shilaa!" teriak rafi sambil melambaikan tangan nya dari depan rumah nya, shila hanya melambaikan tangan nya, lalu rafi mengendarai motornya menuju rumah shila
"shil, lo berangkat naik apa?" tanya rafi
"naik angkot, kenapa emang?" jawab shila
"ayo naik" ucap rafi
"hah? naik? apaan sih, ga ngerti gue, lo kalo ngomong tuh yang jelas dong" ucap shila
"naik motor gue lah, ke sekolah bareng sama gue" jelas rafi
"oohh" jawab shila sambil mengangguk
"elah lama bat sih lo, tinggal naik doang" ucap rafi, dan langsung menarik tangan shila untuk menaiki motornya, shila hanya menuruti dan langsung menaiki motor rafi.
Pukul 06.35 mereka pun sampai di SMA Taruna Bangsa, dan disana sudah banyak orang yang datang, ada yang di atar oleh kakanya, ibu nya, ayahnya, naik ojol, dan ada juga yang naik angkutan umum.
"Eh gue turun sini aja" ucap shila saat motor rafi tepat berada di depan gerbang
"enggaaa, lo turun di parkiran" jelas rafi, lalu shila hanya menuruti apa yang rafi bilang
Saat sudah sampai parkiran, disana ada beberapa teman sekelas rafi, dan ada tama yang baru saja datang, dan hendak memarkirkan motor nya
'ttiiiiinnnn' bunyi kelakson motor tama, saat shila menghalangi motor nya yang hendak parkir, lalu shila pun sedikit bergeser
"eh gue duluan ya fi, makasih atas tumpangan nya" ucap shila pada rafi sembari tersenyum lebar
"iyaa samasamaa" jawab rafi sembari membalas senyuman shila,
Saat shila hendak berjalan, tiba-tiba tama memanggil nya
"shilaa!" panggil tama, shila otomatis langsung membalikkan badan nya,
"yaaa?" jawab shila dengan muka keheranan
"tunggu sebentar" pinta tama, sembari membuka helm nya, shila hanya mengangguk mengiyakan, lalu sambil menunggu shila membuka hp nya, namun tak lama kemudian tama sudah berada di samping shila

KAMU SEDANG MEMBACA
SHILA
Teen FictionSemua berawal dari permainan Truth or Dare nya bersama bila dan kemudian berkenalan dengan seorang lelaki yang baru di kenal nya di bangku SMA, dan berubah menjadi kedekatan yang lebih dekat.