"What? Beneran?" yena hanya mengangguk, apa yang tadi yena ngomong membuat gua tersedak dengan spagheti. Semua orang sangat cemas sama gua, dan krystal memberikan banana milk ke gua.
"Wah anak smart berubah pengen belajar anak brandal, good good i like it." kata jennie.
"Nget jenn lu punya pacar jgn selingkuhin pacar lo tuh kasian." kata jihyo memperingatkan ke jennie.
"Ne ne in, aratha." kata jennie.
"Yaampun, HyunJae kan anak populer dan smart, knp pengen jadi preman? Anaknya siapa sih?" kata irene yang sangat gemes saat membayangkan muka hyunjae.
"Lo pada lebay tau gak sih, terserah dia kek mau ngapain, mau jadi manager ya bagus kalau mau kerjaannya tawuran terserah dia. Mau hidup atau mati terserah dia kek, gua gak peduli." panjang lebar gua ngomong.
"Iya juga sih ngapain kita mikirin hidup dia, orang tampan mah bebas." kata Somi.
"Ya." seru mereka."Gak." sebel guaTak lama squad juyeon brengsek datang dan ngumpul satu meja dengan kita bertujuh.
"Meimei." eric ngerayu gua.
"Apa mail?" pura2 senyum.
"Gua mau spaghetinya boleh gak? Enak gak?"
"Lo mau?" eric ngangguk kyk anak anjing yg nurut sama majikannya.
"Nih, habisin jgn membazir. lagian gua gak nafsu makan disini, bye gyus gua pergi dulu bentar." kata gua langsung pergi.
"Siip" mereka kompak.Gua mendingan rooftoop ajjah, menikmati suasana yang segar. Gua gak mau ngekacauin suasana yg indah bgt. Tak lama kemudian, knp dia ada lagi sih?
"Eh, lu itu Goblin ya? selalu ada dimana2 setiap gua pergi."
"Gua gak mau lo pergi jauh2." gua mendecak sedikit.
"Ihh jijik gua sama gombalan lu, lu tuh kyk pocong keliling tau gak sih. Yang selalu buntutin orang dari belakang."
"Heh ngomong tuh di jaga."
"Sok ceramah, lalu lo siapa?"
"Gua adalah orang yang akan melindungi lo setiap saat, lo butuh gua."
"Hahahaha, aduh perut gua sakit ketawa mulu. Lo dari kemarin bucin ke gua mulu, ishh gua ngedengernya ajjah pengen ketawa terus." gua gak berenti ketawa soalnya ni orang bucinnya ke gua, berantemnya ke gua.Dia mulai deket ke arah gua, yup tatapan gua sangat saerius dan kalian tahu? Hembusan nafasnya bisa gua rasakan. Badan kita hanya beda beberapa centi saja, gua mencoba untuk ke belakang tapi tidak bisa. Karena sudah pas senderan dgn tembok.
"Lo gak mau buktiin cintanya ke gua?"
"Ck, boro2 gua mau sama lu."
"Ok,." dia mulai ambil jaga jarak.
"Gua mau kita challenge."
"Apa?" gua kaget.
"Lo harus terima challenge ini dan yg kalah harus terima akibatnya."
"O-ooke, siapa takut." jawab gua angkuh."apa hukumannya?" lanjut gua.
"Lo harus jadi milik gua."dia terakhir ngomong dan ninggalin gua.Kringggg...
Kriiiiingg....
Pelajaran terakhirDi kelas
Gua buru2 ke kelas. Dan buka buku mapel b.english oleh pak Vernon, tapi hari ini pak Vernon tidak mengajar ,karena ada urusan keluarga di New York.Gua jadi kepikiran omongan Hyunjae yang terakhir 'lo harus jadi milik gue'.
Akhhh pala gua serasa pengen pecah, pala gua tiba tiba pusing dan akhirnya gua tidur dengan pala gua tutupi oleh kedua tangan gua.Pulang sekolah
Tumben bgt gua pengen langsung cepet pulang, gua jalan menuju ke halte bus. Biasanya di halte situ tuh sepi, tapi sekarang lagi rame bgt. Gua jalan lagi dan beberapa byk bapa2 lumayan kyk judi gitu, trus ada abang Ojol yg lagi mangkal.
Ada salah satu bapa2 judi gitu, deket ke gua. Gua agak risih dicolek sama bp2 itu, gua pindah ajjah ke tempat lain. Tapi bapa itu malah megang pergelangan tangan sangat kenceng."Pak, maaf tolong lepasin."
"Neng main sama saya dulu ajjah kok buru2 bgt sih, nanti dianterin sama tukang ojol itu."
"Gak pak saya harus pergi."
Nih orang kyk agak pedofil bgt, sumpah. Dia megang muka,da. Dia pengen cium bibir, gua tampar pipinya langsung pergi .
"Hey mau kemana kamu, kejar."
Gua sekenceng2nya lari, gua lari dan gua gak tau ini daerah mana. Gua bingung harus ngumpat dimana, gua lari sambil nangis. Gua takut."Hey gadis kecil kau dimana?" bp2 tadi itu liat ke arah gua, gua tutup mulut.gua nangis dalam hati.
"Oh disini kau rupanya, ngapain disini? Apa kau mau kita berdua disini buat hubungan intim?." bp2 itu mendekati ke gua, tangannya sudah memasuki ke arah kerah baju. gua nangis. Gua gak bisa ngapa2in, gua hanha pasrah saja. Gua hanya bisa ngomong di dalam hati.-mah, bang maafin meizy.
-bang aku takut.
-Tolong adekk bang.Bruukkk
Bapa2 itu jatuh ke tanah dan mukanya sangat kesal.
"Siapa kau? Enak saja kau mengambil kesempatan saya bersama cwe ini."
Gua ngeliat ke arah cwo itu, ternyata yg mukul bp2 itu adalah HyunJae.
"Bapa mau ngapain? Jangan kasar wanita!!! DASAR PEDOFIL!!!!." HyunJae marah dan memukul bp atau kita sebut ajja Bapil.
"Wah kamu berani ya sama saya, emg cwe ini siapa kamu? Kenal ajjah kagak."
"Gua pacarnya cwe ini." nunjuk ke arah gua.
"Kalau punya cwe tuh dijaga makanya. Kalau udah lecet ajjah ditinggal cwenya."Bruukkk
Bruukkk..Brukk...
Bapil memukul HyunJae sampe ada aliran darah segar di sudut bibir kanannya. Dan HyunJae senyum kecut ke bapil.Tiba tiba ada suara sirine mobil polisi, gua gak tau siapa yg manggil polisi.
Akhirnya bapil pergi cepat-cepat takut ketauan.Gua masih nangis, gua gak tau harus berterima kasih gimana ke HyunJae.
"Hey, mau disana ajjah. Gak mau pulang? Sini gua antar." kata Hyunjae ngulurin tangannya dan nuntun gua keluar gang.
"Ayo naik." gua masih bingung knp dia bisa tau gua ada disini gang.
Gua nangis di dalem hati, gua trauma dengan masalah yang tadi.
"Udah gak usah dipikirin, tadi itu suara sirine dari hp gua." fokus nyetir.
"Ohh iya." gua masih gugup. Gua rasa, gua kehilangan akal sehat.
"Gua gak mau pulang, rumah gua sepi. Antarin gua kemana kek." bujuk gua.Dia langsung ngebut.
"ASTAGA!!!ANYING, MONYET KECEBUR!!!HYUN BERENTI GAK...!!!!SEKARANG JUGA ATAU GAK"
"atau apa?" tanya dia dan berhenti.
"y-y-yak apa kek, terserah gua.mau gua tabok, pukul kek, bunuh kek teserah hidup gua." gugup gua
"Yaudah cepetan lakuin, nih mau tabok sokk atuh." nyodorin muka ke gua trus, miringin pipinya kesamping.
"Gak berani?." tanya hyunjae dia langsung berangkat tapi sekarang udah rilex.Dia ngelewatin arah rumah gua trus, dia mau ngajak gua kmn?

KAMU SEDANG MEMBACA
FIRST AND LAST : Hyunjae
Ficção AdolescenteGw gak mudah mencintai seseorang secara langsung, tapi kenapa gw menjalin cinta kali ini sangat serius bikin gw nyaman daripada yg dulu