Dalam tabiat manusia malam
Damai bersama wangi kelam
Bergelut dengan tinta hitam
Raut wajah aneh serta masam
Layar sebagai kawan
Sebelum kembali pada pena
Deret kata mengubah malam jadi wahana pikir
Layaknya manusia malam
Sibuk mengerjakan kewajiban
Sunyi bukan lagi ancaman
Diam adalah riuh pikiran
Salah manusia siang
Tak mengingatkan kewajiban
Salah manusia malam
Tidur ketika mentari memberi cahaya
______**______**______**______**______
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara
PoetryKutulis Kisah ku dalam sebuah aksara. Ku jadikan aksara sebagai teman cerita ku, sebagai saksi dari ungkapan hati.
