Gue hampir terisak karna pesan yang dikirim kan Bima buat gue...
Bima🌙:
Tasya,Lo harus bantu gue ya.. besok kan mawar ulang tahun. Lo bisa kan bantuin gue nyari hadiah buat mawar?
Ga ada penolakan,nanti malem gue jemput jam 18.30 jangan lupa.
11.15Pesan sialan yang dikirim kan Bima itu hampir aja membuat gue ngamuk,untung gue ingetin ini masih di tempat umum kalo enggak udah abis nih pintu
Akhirnya nya,gue keluar dari toilet dan pulang ke rumah
Skip rumah
"Bundaa.. bundaa??"
"Maaf non, nyonya sama tuan lagi pergi ke urusan bisnis mendadak katanya"
"Oohh.. gitu ya bi, bunda bilang gak pulang nya kapan?"
"Kata nyonya besok pagi udah pulang kok non"
"Oohh.. ok. Makasih ya bi, oiya bibi udah makan?"
"Belum non,nanti aja"
"Kebetulan bi,aku bawa makanan nih bi,dimakan ya.. kerjaan nya nanti aja dulu,makan dulu ya.."
"Iya non,makasih ya"
"Iya bi,aku ke kamar dulu ya"
"Iya non"
Skip kamar
Sampe di kamar gue langsung merebahkan diri gue di kasur yang cukup besar. Setelah itu gue langsung menuju ke meja belajar gue dan mengambil buku diary berwarna peach dengan cover balon warna warni.
Buku diary kesayangan gue yang dikasih Bima saat sedang berada di bandara
Flashback
"Tasya,aku punya hadiah buat kamu,jangan pernah dibuang ya.. simpan aja buat dikenang"
"Ok"
Flashback end
Kenangan yang menyakitkan hati gue sambil menatap matahari yang sedang bersinar dan menebarkan cahaya nya
'kenapa harus aku?aku benci situasi ini,situasi dimana aku kembali mengingat kejadian masa lalu,situasi dimana aku harus menerima kenyataan pahit,aku benci ini. Matahari,hanya kau yang mengetahui semua cerita ku. Matahari,jangan pernah tutupi cahaya indah mu itu dengan awan yang gelap, aku ingin terus melihat cahaya mu agar aku bisa menceritakan semua kisah ku,kisah yang belum pernah aku ketahui akan jadi seperti ini,terima kasih matahari karena menjadi tempat keluh kesah ku saat tak ada orang yang bisa aku ajak berbicara,terima kasih matahari, terus lah bercahaya'
Abigeil Anastasya~
Setelah itu gue menutup buku diary itu dan menyimpannya di dalam lemari gue agar tidak ada yang bisa membaca buku itu
Gue segera ke kamar mandi dan bersiap siap. Karena Bima sebentar lagi akan sampai di rumah gue.
Gue segera berganti pakaian.
Kemeja kotak-kotak berwarna merah,celana jeans hitam,sepatu sneaker putih, rambut berwarna hitam kemerahan yang dikuncir ponytail Dan makeup tipis natural menambah pesona gueDan bener aja,si Bima udah ada di bawah. Gue segera keluar dan menuju ruang tamu
Skip ruang tamu
"Eh Bim Lo udah sampe?"
"Hmm"
"Dari tadi gak?,maaf ya nunggu lama"
"Enggak kok,baru sepuluh menit"
"Ok"
"Ayok sekarang kita berangkat"

KAMU SEDANG MEMBACA
ONLY YOU
De TodoTasya yang selalu menanti kedatangan Bima Dengan setia,hingga akhirnya dia mulai melupakan Bima dengan cara pindah ke Jakarta dan bersekolah disana. Namun, kepindahan nya itu malah justru mempertemukan nya lagi dengan Bima. Tasya dan Bima bersekolah...