~Part 1

18 2 0
                                        

Penyesalan hanya ada di akhir. Raih mimpimu untuk mewujudkan cita-citamu demi masa depan kedua orang tuamu.


Seorang gadis cantik dan sholehah bernama Hannan mulai beranjak usia 20 tahun, Hannan sebagai mahasiswi di University of Oxford(Inggris). Hannan tidak sombong dengan keadaan nya ,memang dia seorang anak yang kaya.

Berbeda dengan kakaknya, fifah seorang kakak yang sombong. Fifah tidak mau melanjutkan cita-citanya fifah hanya sekolah sampai SMA saja.

"Fifah apakah kamu tahu bagaimana kabar Hannan di sana??" tanya ibu karena di rumah cuma ada fifah sendiri.

"Alah pasti Hannan baik-baik aja ko bu di sana" ucap fifah dengan wajah sebal.

"Ko kamu seperti tidak memperdulikan Hannan, itu kan adik kamu satu-satunya fah". Ucap ibu dengan sabar.

"Aku kesal sama ibu, ibu tiap harinya cuma menanyakan keadaan Hannan aja, sedangkan aku yang di sini tidak pernah di perhatiin sama ibu" jawab fifah dengan sikap dinginnya.

"Ya allah fifah ibu kan sudah perhatian sama kamu setiap hari, bahkan ibu sama ayah selalu memberikan apa yang kamu mau" ucap ibu dengan sabar.

"Alahh... ibu emang sayangnya cuma sama Hannan aja ngga sayang fifah". Fifah langsung pergi ke kamar.

"Astagfirullah, kenapa fifah bisa begini" batin ibu.

Ibu hanya bisa bersabar terhadap sikap fifah. Tiba-tiba......

Tuuuuttttt...(anngap aja suara telpon)

"Wa'alaikumsalam, ini dengan siapa??"telfon dari hannan dengan no barunya.
-
"Alhamdulillah ibu di sini baik-baik aja ko, bagaimana dengan keadaan kamu disana nak??" tanya ibu khawatir.
-
"Ibu kangen bangat sama kamu hannan, kamu kapan libur kuliahnya??" tanya ibu
-
"Oh yasudah jaga diri dan sikap kamu baik-baik disana hannan" pesan ibu.
-
"Wa'alaikumsalam" telpon di tutup sama hannan.

***
"ihhh dasar ibu begitu pedulinya dengan Hannan" batin fifah yang sehabis mendengarkan percakapan ibu dengan Hannan.

"Assalamu'alaikum" ucap ayah yang baru pulang kerja.

"Wa'alaikumsalam mas" sapa ibu langsung membawakan tas suaminya.

"Fifah kemana bu" tanya ayah

"Ada tuh mas di kamar" sambil menunjuk ke arah kamar fifah.

"Tumben ko dia ngga pergi kemana-mana" ucap ayah aneh.

"Tau tuh mas fifah lagi badmood mungkin mas" jawab ibu menutupi rasa sakit hati dengan ucapan fifah tadi.

Ibu tidak akan menceritakan kepada ayah kalau sikap fifah yang setiap harinya itu keras kepala terhadap ibunya. Bahwa ibu yakin tanpa ibu ceritakan kepada ayah, nanti juga ayah bakal tahu dengan sendirinya.

~Woman of your dreams ~

Jangan lupa votemen cerita aku😊 biar semangat lagi menulisnya.

KAKTUSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang