.........................
Bagaimana ini?
Aku tidak bisa memberikan bekal ini kepadanya.
Aku sangat gugup, bahkan aku tidak bisa menatap wajahnya.
Ayolah seoyeon, kau pasti bisa...
Fighting!!!...
" Jeogiyo.... Beomgyu ssi, apa kau mengenalku?".
" Maaf.... siapa kau?".
" Ah..ne...apa kau masih ingat dengan bambam dan yeonchan?
kau dulu sering memanggilku yeonchan dan aku memanggilmu Bambam."
( Ngomong apa sih, tiba-tiba perkataan ku mengalir seperti air)* seoyeon dalam hati*
" YEONCHAN!!! Benarkah ini kau?"
" Ne... kau mengingat ku?".
" Tidak!".
"Mwo! Tadi kau bilang..."
" Hhhh...aku bercanda, tentu saja aku mengingat mu. Kau yang pendek, jelek, temb...".
" Hentikan! Maaf aku rasa aku salah orang aku tidak mengenalmu!".
" Seoyeon na, mian... ngomong-ngomong, kenapa kau kesini?".
" Ah...itu, eomma memberikan mu ini. Makanlah...kau tidak lupa eomma kan?".
" Aniyo... bagaimana aku bisa melupakan eomma, kapan-kapan aku akan berkunjung ke rumah".
Tiba-tiba ada yang mendatangi kami.....
" Beomgyu! Sedang apa kau?".
Orang itu adalah Soobin.
" Hyung ini adalah temanku namanya Na Seoyeon, dan yeonchan ini adalah kakak satu dorm ku Soobin hyung".
" Annyeong".
( Kami menjawab nya bersamaan )
" Aku rasa kalian ingin membicarakan hal yang serius, baiklah aku akan pergi".
" Ah...aniyo, bukan hal penting, aku akan masuk kelas dulu".
Aku langsung berlari pergi meninggalkan mereka.
Sekarang aku gugup bukan karena Beomgyu, melainkan Soobin.
" Ah... leganya. Masalah ku sudah beres."
Aku duduk di kelas sambil mendongakkan kepalaku.
" Lega apanya? Kau habis buang air besar?"
( Celetuk Ahra dengan polosnya )
" Bukan, masalah yang tadi".
" Owhhh".
" Untung saja dia mengingatku. Jantungku hampir copot karena nya".
" Hahaha... kaulah yang terlalu berlebihan. Sebenarnya aku sudah tau kalau dia ingat denganmu. Aku sempat menguping pembicaraan nya dengan Soobin di kelas kemarin. Hahaha...".
" Dasar kurang ajar, biasa bisanya kau mempermainkan ku HAH!!!... kemari kau, dasar".
" Hahaha... wleee..."
#Pulang sekolah
" Seoyeon na, apa kau sudah memberikan bekal itu padanya?".
" Sudah eomma. Dia juga bilang kapan kapan akan main ke rumah."
" Wahhh... akh jadi terharu, seenak itukah masakan ku sampai dia mau kesini".
" Bukan itu eomma, dia sudah lama tidak bertemu dengan mu, makanya dia mau kesini".
" Owhhh..."
" Baiklah eomma, aku mau tidur lelah, dah...".
" Em baiklah".
Jangan lupa voment + sarannya ya...
Udah gitu aja kook, eh maksudnya kok...😂
Bye....
😂😂😂
KAMU SEDANG MEMBACA
FANTASI
FantasyBagaimana jika khayalan yang semula di otak jadi kenyataan... Mungkin saja terjadi.
