Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lee Zihao Biasa di panggil zihao/qiqi Teman xinlong Suka dance Cerewet, berisik, gans <so pasti>, pinter, baik
Xinlong pov~
Pip pip pip
Aku mengerjapkan mataku mendengar alaram jam ku, ku angkat tangan ku untuk manggapai jam weker yang berbunyi dari tadi, menunjukkan pukul 06.54. Aku beranjak dari tempat tidur, mengambil handuk lalu mandi.
Aku tinggal di apartemen yang cukup luas ini sendirian, kenapa? karena keluargaku masih berada di korea, Dulu orang tuaku pernah berjanji, jika aku sudah SMA aku bebas menentukan pilihanku sendiri, dan orang tuaku menepati janjinya, jadi aku memilih melanjutkan sekolah SMA ku di China, itu juga aku memiliki janji dengan seseorang disini dan harus ku tepati. Kembali dengan kegiatanku>> Setelah sarapan, aku berangkat sekolah menaiki motorku. Aku sekolah di Chungju high school, bisa di bilang ini sekolah yang cukup elit. Sesampainya di sekolah, aku memarkirkan motorku dan berjalan menuju kelas. Di sepanjang koridor sekolah banyak yang menyapaku khusus nya wanita, mereka manatap ku dengan centilnya lalu berbisik mengagumiku, menurutku itu berlebihan dan jujur saja aku risih dengan sikap mereka yang seperti itu, belum lagi para siswa laki-laki yang menatap ku dengan sinis dan benci hhhaaahh apa maksudnya?.
"xin, xinlong" panggil seseorang di belakangku, dari suaranya aku sudah tau siapa yang memanggilku, siapa lahi kalau bukan zihao dengan suara cemprengnya itu.
"ada apa?" tanya ku.
"tidak, aku hanya ingin ke kelas,dan kebetulan ada kau jadi bareng saja"
"ouh" kata ku
Aku dan zihao berjalan bersama ke kelas, sesampainya di kelas aku meletakkan tas di laci, begitu juga zihao yang duduk di sebelahku.
Bisa di bilang zihao adalah satu-satunya orang yang dekat dengan ku di sekolah, dia orang yang sedikit cerewet dan berisik, tapi itu tidak mengganggu ku karena dia beda dari banyak nya siswa yang ku temui, dan aku biasa memanggil nya qiqi
Saat aku duduk aku menemukan sesuatu di laciku. "apa ini? Coklat, surat-surat, ya ampun sudah cukup aku sudak tidak tahan lagi, semakin hari semua coklat dan surat di laciku semakin banyak. Ini sangat berlebihan, apa maksud mereka, ingin membuat ku diabetes dengan semua coklat ini?" aku mengoceh.
Qiqi <zihao> yang mendengar ocehanku terkekeh.
"hahaha... Hey jangan khawatir dengan diabetes, aku tidak keberatan membantuu menghabiskan coklat-coklat ini" Katanya dengan mengambil satu coklat di laciku.
"hahaha, terserah kau qi, tapi apa kau tidak takut kalau di dalam coklat itu ada peletnya, dan barangkali adaracun tikus nya" Kataku dengan nada horor. Qiqu yang tadinya makan coklat tiba-tiba berhenti dan tersedak.
"uhuk uhuk uhuk" qiqi batuk-batuk, aku memberinya air.
"makannya kalau makan hati-hati, atau jangan-jangan racun tikus nya sudah bereaksi" kata ku menamut-nakuti.
" aahhh lega, apa aku sudah mati? Apa aku sudah ada di surga?" katanya pura-pura bingung.
"tidak, kau ada di neraka, dan aku malaikat pencabut nyawa" kataku sok seram.
"bwahahaha" aku dan qiqi tertawa
Tak lama bel masuk berbunyi Ttrriinnggg~~~ Murid buru-buru masuk kel dalam kelas
Xinlong pov end~
Zihao pov~
Setelah aku dan xinlong becanda tadi di taman, bel masuk berbunyi. Seorang guru pun masuk untuk memberi materi pada murid kelas 10A Ini. Aku dan xinlong memang tergolong anak yang pintar, aku jago di pelajaran Matematik, sedangkan xinlong jago di pelajaran ipa dan bahasa. Xinlong sudah menguasai 3 bahasa
Setelah 2jam berlalu, bel istirahat berbunyi, guru yang tadi mengajar pun maninggalkan kelas dan para murid berhamburan keluar kelas. Aku dan xinlong pergi ke taman belakang sekolah, memang setiap istirahat kita berdua sering kesini bisa di bilang ini "basecame" kami.
Taman belakang sekolah>>>
Aku dan xinlong duduk di bawah pohon yang cukup besar. "xin" kataku membuka pembicaraan.
"ya?" katanya singkat
"apa sepulang sekolah kau ada kegiatan" tanyaku.
"mmm... Tidak ada, memang kenapa?" xinlong
"kita jalan-jalan yuu" kataku riang.
"Hey, yang benar saja, jangan karna kau tidak punya pacar kau mengajakku berkencan" katanya heran.
"Ck, dasar bodoh" kata ku sambil menoyor kepalanya. "aku hanya bosan di rumah, karena hari ini ibu ku pergi mengunjungi nenek yang sedang sakit, dan adik ku ada stadytour di sekolahnya" sambungku menjelaskan.
"Heleh, aku saja yang setiap hari di rumah sendirian biasa saja" katanya meledekku.
"ck, jadi ikut tidak?" tanyaku kesal
"iya iya, memang mau kemana?" tanyanya.
"kemana saja lahh" sebenarnya aku juga tidak tau mau kemana.
" yyaahh, dasar kau ini" katanya sambil memukul lengan ku, dan terjadi lah pukul-pukulan antara aku dan xinlong, sampai guling-gulingan di tanah.
Zihao pov end~
Outhor minta maaf ya Tetnyata setelah outhor baca lagi, cerita ini banyak kesalahan. Jadi outhor benerin dulu baru di publikasikan lagi Sekali lahi maapin othor yaa🙏
Gimana ceritanya? Suka sama ceritanya?
*sedikit bocoran. Bentar lagi xinlong sma krisxin bakal ketemu tuh
Kalo suka jangan lupa VOTE yaa Kalo gak suka COMENT apa yang kamu gak suka biar outhor perbaiki . . . Banyakin VOTE yaa Outhor bakal rajin update kalo kalian nya juga rajin vote ...........................................................
SEBENERNYA CERITANYA UDAH ADA TINGGAL UPLOAD" AJA UDAH BANYAK CHAPTER YANG UDH OUTHOR TULIS LOO JADI KALO PENASARAN SAMA CERITA NYA BANYAM VOTE DAN SHARE YAA