11🦄

3.6K 175 8
                                        

Happy reading

☆janganlupa say♡

Yang digandeng jangan ditanya deg degan bor gimana ya guru muda yang cuma beda beberapa tahun gitu udah ganteng mirip bias gimana gak deg degan

----------------------------

Setalah mereka mengebreang sambil gandengan tangan mereka pun sampai ditukang bubur

"Hira duduk sini samping saya"ucap suho sambil menepuk kursi sampingnya

"Ah..emm..saya disini ajah pa"jawab hira sambil menunjuk kursi didepan suho

"Loh emang kenapa"tanya suho sambil mengerutkan dahinya

"Gak papa pa weeh"
"Pengen liat wajah bapa lebih jelas"lanjut hira dalam hati

"Yaudah saya pesen dulu ya kamu pake apa ajah"tanyaa suho sambil beranjak dari duduk

"Saya mah apa ajah masuk pa weheh"jawab hira ngasal

"Bener nih yaudah saya pesan dulu kamu tunggu sini jangan kemana mana"suruh suho sambil berjalan menuju mamank

"Huft hampir ae gw jerit jerit kek sicabe"ucap hira dalan hati

5 menih kemudian suho pun datang sambil membawa bubur pesanan mereka

"Maaf ya lama tadi simamank banyak pesenan"ujar suho sambil meletakkan nampan yang berisi bubur

"Gak papa pa whehsh"jawab hira cengegesan

"Oh iya belum beli minum saya pesenin dulu ya"suho sambil berdiri sebelum itu hira menahan tangannya

"Gak usah pa nanti ajah mending makan dulu keburu dingin"ucap hira sambil menarik suho agar duduk

   🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥

  Setelah 15 menit bubur yang mereka pesan kini telah habis sebelum itu mereka berbincang bincang sebentar dan akhirnya hira pamit untuk pulang duluan karna sudah siang

   "Pa saya pamit dulu ya sebelumnya terimakasih sudah ditraktir"ucap hira sambil berdiri dan mengecup punggung tangan  suho

   "Iya sama sama gak usah sungkan sama saya mah okeh?oh iya hira jangan panggil saya bapa kalau diluar sekolah ya saya berasa tua,panggil kaka ajah ya"suruh suho sambil ikutan berdiri

   "Wah yang bener pa eh ka?"tanya hira takut salah dengar

   "Iya hira ish gemes saya "jawab suho sambil mengacak pelan rambut hira

   Jangan ditanya hira kenapa dia udah bengong sambil cengo gitu.

   Sekatika hira lupa akan tujuannya untuk pulang tapi setelah beberapa saat nyawanya kembali ia langsung pamit kesuho

   "Pa saya pamit ya"
   "Eh mau saya antar gak ?"ucap suho

  "Ah gak usah pa deket ko yaudah permisih pa"setelah itu hira lari kearah jalan rumahnya

   Suho menghela nafas "huft dasar anak muda,tapi kok saya gemes ya"bukan pedofil kan ?saya cuma beda 5 atau 6 tahun sama dia
L

anjut suho dalam hati

    -----------------------------------------------------

  Setelah berlari hira pun sampai didepan kediamannya

  "Brak"pintu terbuka kencang saat hira masuk

  "Astaga hira kamu buat mamah jantungan ajah kalo masuk tuh pelan pelan malah grusak grusuk"mamah sambil memegang dadanya

  "Hehe maaf mah hira keatas duou ya mah bye"ucap hira sambil berlari ke kamarnya

   "Punya anak perempuan kelakuan kaya laki laki gak ada anggun anggunnya"mamab hira sambil duduk diruang keluarga

    TBC

HIYAAA UPP WHEHEHEH AKHIRNYA YA AKU UP JANGAN LUPA PENCET BINTANG DIBAWAH SEBELAH KIRI YA WHEHDHD



MY TEACHER IS MY HUSBAND |1|Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang