Hari Pertama Sekolah

3.8K 235 54
                                    

🌱🌱🌱

Pukul setengah lima pagi, Taeil sudah berkutat dengan peralatan dapur membuat makanan untuk sarapan pagi keluarganya 

ya.. namanya juga ibu rumah tangga, lagi pula gak ada asisten rumah tangga dirumah

"Pagi bunda" Mark anak pertama keluarga Seo sudah duduk di meja makan

"Pagi sayang, kok gak langsung mandi?" tanya Taeil

"Iya 10 menit lagi, menyadarkan diri dulu bun" jawab Mark yang menidurkan kepalanya di meja makan

"nanti selesai mandi, adeknya di bangunin ya" pinta Taeil

"Iya bun" masih dengan posisi menelungkup di meja makan, Mark menjawab perintah bundanya

Taeil kembali berkutat dengan masakannya, membuat telur gulung untuk anak kembarnya

Dia melihat kearah meja makan, namun sudah tidak ada Mark disana

"Selamat pagi" Youngho mengagetkan istrinya, memeluknya dari belakang dan mencium pipinya

"untung masakannya gak kelempar yah" ucap Taeil

"serem juga ya bun kalau sampai kelempar hehe" Youngho terkikik melihat tingkah istrinya

"ayah tumben jam segini udah mandi?" tanya Taeil yang melihat suaminya sudah menggunakan kemeja kerja tanpa dasi

"tumben gimana sih bun, udah jam 6 kurang gini, bunda nih yang belum mandi" Youngho mengganggu istrinya dengan terus menciumi pipi istrinya

"yahh jangan ganggu dulu dong, biar cepet selesai masaknya trus mau mandi nih bunda" Taeil memanyunkan bibirnya kesal

"Ayah bantu deh, tinggal ditata dipiring kan? biar ayah aja, bunda mandi gih" tawar Youngho

"bener nih? yaudah makasih ya ayah" Taeil tersenyum manis pada suaminya

"udah sana mandi" Youngho menepuk pantat Taeil yang membuat istrinya melirik tajam, sedangkan Youngho hanya bisa tertawa melihat istrinya

.
.
.

"selesai makan diperiksa lagi ya bukunya, terus atribut sekolahnya jangan ada yang ketinggalan" Taeil mengingatkan ketiga anaknya, terutama si kembar Haechan dan Yangyang

"Siap bunda" mereka menjawab dan melanjutkan makan mereka yang tinggal sedikit

"Bun, pasangin dasi ayah dong" pinta Youngho

"Ayah masa kalah sama aku, aku aja bisa pasang dasi sendiri" Yangyang berkomentar

"gapapa dong, biar udah punya anak tiga kan harus tetep romantis" Youngho menggoda anak bungsunya itu

"yaudah besok aku juga minta bunda yang pasangin dasiku" timpal Haechan

"kamu kan udah besar chan, ngapain minta bunda yang pasangin" perdebatan Ayah dan anak kembarnya ini masih terus berlanjut jika tidak ada yang menengahi

"sudah sudah, cepet di pakai sepatunya kalau udah selesai makan" Taeil menengahi perdebatan itu

"Ayah kan lebih besar dari aku dan Haechan, jadi Ayah saja yang pakai sendiri" Yangyang masih melanjutkan dan setelahnya pergi memakai sepatu di ikuti Haechan dan Mark

Seo Moon FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang