8Oktober2018~
Aku tahu engkau sebenarnya tahu
Tapi kau memilih seolah engkau tak tahu
Kau sembunyikan rasa cintaku
Di balik topeng persahabatanmu yang palsu
Kau jadikan aku kekasih bayangan
Untuk menemani saat kau merasa sepi
Bertahun lamanya kujalani kisah
Cinta sendiri
.
Cakra Khan-Kekasih Bayangan
🌻
Hari itu adalaha hari dimana sekolah kami mengadakan karya wisata ke Bali.
Hari itu disambut senang bagi para siswa, bagaimana tidak, kami bebas dari tugas selama 4 hari dan menikmati liburan bersama ke Pulau Bali.
Tak terkecuali aku, hari hari sebelumnya setiap kelas sudah dibagi pembagian bis. Aku tidak tau apa ini kabar bahagia atau menyebalkan untukku.
Bagaimana tidak, 4 hari berturut turut aku akan bertemu kamu dalam satu bis. Awalnya kamu begitu senang ketika tau kita satu bis, aku kira akan menyenangkan, nyatanya tidak.
Selama 4 hari itu kita bertemu, tak saling tegur sapa, tak saling melontarkan senyum, pun tatap mata tidak sengaja. Aku kira aku akan senang karena kita satu bis, tapi aku justru risih.
Aku merasa sangat tidak dianggap, kamu lebih banyak tidur selama perjalanan. Untuk membalas pesanku pun kamu enggan.
👧[21.31 pm]: 'Katanya seneng kita satu bis tapi kok ngga senyum hehe'
👦[23.28 pm]: 'hehe,maaf, takutnya yang lain curiga'
👧[23.28 pm]: ' Ooo okee, kamu tidur ya dari tadi? Chatku dari tadi siang di delive terus hehe'
👦[03.00 am]: 'Aku lupa, tadi aku arsipin, terus aku dijalan tidur terus'
👧[03.08 am]: 'yaudah tidur lagi aja'
Hari-hariku di bis sangat membosankan, kamu bisa bisa membalah pesanku 4-8 jam kemudian, padahal kita ada di satu bis yang sama.
9Oktober2018~
Malam kedua rombongan sekolah kami tidur di hotel yang sudah di pesan oleh sekolah.
Malam itu banyak anak yang tidak langsung tidur, melainkan membeli makanan melalui ojek online atau pergi ke masing masing kamar untuk bercerita sejenak.
Malam sudah larut, aku dan kedua teman room mateku memilih untuk memesan makanan dan makan bersama di kamar.
Tiba tiba notif darimu muncul...
👦[11.00 pm]: 'Kamu di kamar nomer berapa? '
👧[11.00 pm]: ' 336 nih, kamu berapa? '
👦[11.01 pm]: ' 342. Kita satu lantai, tapi beda arah'
👧[11.01 pm]: ' iya laah, kamarku dari lift ke kanan, kamarmu lurus'
👦[11.02 pm]: 'Kamu udah makan kan? '
👧[11.03 pm]: 'Ini lagi makan. Pacarmu gimana? Di lantai berapa?Ngga kangen sama pacarmu? Kan kalian beda bis. '
👦[11.03 pm]: 'Lantai 5,kangen lah yaaa. Ini aku lagi vidcall sama pacarku'
👧[11.04 pm]: ' Yaudah lanjut vidcall aja, jangan chat aku terus ntar kejeda'
👦[11.05 pm]: 'Engga dong, ngga bakal kejeda'
👧[11.06 pm]: 'Oo yaudah, temenku juga lagi pada vidcall tuh sama pacarnya hehe'
👦[11.06 pm]: 'aku juga nih'
👧[11.07 pm]: 'Yaudah sana, aku mau makan. '
👦[11.10 pm]: 'Ciyee cemburuu :v '
👧[11.11 pm]: ' hehe :v'
10Oktober2018~
Hari itu agenda karya wisata adalah pergi ke pantai. Cuaca hari itu cukup cerah dengan awan yang bagus.
Banyak anak saling berfoto bersama pacar mereka atau teman teman lain.
Aku yang sedang asik berfoto bersama teman teman tiba tiba melihat mantanku menghampiriku.
.
"Hei, foto yuk bagus nih", ajak mantanku itu.
"Okeey, ayoo.Minta tolong fotoin temen lain", jawabku.
.
Aku pun meminta tolong kepada salah satu temanku untuk memfoto kami.
Eiits... Jangan salah, walaupun aku foto bareng mantan nih, tapi kami berdua sudah tidak ada rasa apa-apa lagi. Apalagi kita sudah putus cukup lama, kami hanya berteman biasa.
Aku tau, maksudnya meminta foto bersamaku pasti untuk memanas manasi doi nya. Begitu pula aku.
Dan benar, ketika aku posting foto aku dan mantanku, kamu segera memberi komentar melalu pesan.
👦[01.00 pm]: 'Ciyee foto sama mantan'
👧[01.01 pm]: 'Loh yang pacaran kok ngga foto'
👦[01.02 pm]: 'Hehe, itu fotonya deket amat sama mantan :v '
👧[01.02 pm]: 'Enggak kok, biasa aja. Ciyee iri.Iri gara gara gabisa foto bareng pacarmu atau cemburu aku foto sama mantan nih? Haha'
👦[01.03 pm]: ' Dua duanya, iri iya cemburu iya.Harusnya kita foto bareng :v '
👧[01.05 pm]: 'Hahaha,yakali impossible amat'
👦[01.06 pm]: 'Iyaya, nanti ketauan pacarku bisa mampuss :v'
Selama berhari hari itu kita layaknya orang yang tak saling kenal.Bukanbhanya berhar-hari, mungkin sudah berbulan-bulan.
Tapi siapa sangka, kita malah saling memberi rasa dalam diam.
***
.
.
Semakin lama kata engga terucap, senyum tak lagi memancar, mata hanya bertatap sejenak, hanya jari jemari yang semakin lincah membalas pesanmu.
.
.
.
Siapa sangka kita, dua orang yang terlihat acuh dan tak saling kenal, jauh didalam sana justru saling menyimpan rasa.
.
.
.
Karena tidak semua kata dapat mewakili rasa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasa Karsa Kata
Novela JuvenilKita yang saling bertukar rasa tapi tak mampu berucap kata. Lalu apa yang akan terjadi?bila esok kita berjarak,mampukah kau mengatasinya?Disudut mana lagi aku kan menjumpaimu?pada senyum yang jarang dan mata yang tak saling pandang. Sebentar,barang...
