Brukk..
"aw... sakit" kata citra yang sudah terjatuh karna ditabrak oleh alim
"eh sorry sorry gw ngk sengaja" kata alim memohon
"lu lagi!!" ucap citra yang masih terduduk di tanah sambil menunjuk alim
"cit... sini gw bantu" ucap fathan lalu menjulurkan tangannya untuk membantu citra berdiri
"lu seneng banget ya nabrak gw..." citra memberi jeda sedikit lalu melanjutkan perkataannya "klo lu ngk suka dengan keberadaan gw disini bilang!! Jangan main nabrak aja.. lu piker gw barang apa yang seenaknya lu jatohin!!" kata citra dengan nada sedikit kuat.
Alim yang mendengar perkataan citra hanya bisa menundukkan kepala dan mendengar perkataan citra saja.
"Cit udah cit... lu ngk boleh marah-marah" kata fathan sambil nemenangkan citra
"sorry cit gw ngak sengaja nabrak lu.... Ok gw bakal lakuin apa aja buat lu... supaya lu bisa maafin gw" ucap alim sambil menyatukan tangannya memohon
"udah cit maafin aja... lagian dia juga ngak sengaja ko" ucap fathan
"Okok klo itu mau lu... gw mau lu jadi ubab gw selama sebulan gimana..?" Tanya citra sambil tersenyum miring
"apa ubab lu.." kata alim kaget
"iya... lu harus ganti rugi karna udah 3 kali lu nabrak gw" ucap citra sambil tersenyum miring. Lalu menlanjutkan perkataannya "kalo lu cowo sejati lu pasti nerima ini"
"ok gw bakalan lakuin kemauanlu supaya lu bisa maafin gw" kata alim dengan lembut
"yaudah baikan gih... eh lim lu kesini bareng anak-anak kan..?" Tanya fathan sama alim
"iya kenapa emang..?"Tanya alim
"anak-anak kemana...?"
"di lapangan basket.. kesono gih" suruh alim
"trus lu mau kemana...?" Tanya fathan lagi
"gw mau beli minum" kata alim
"eh gw ikut beli minum.."kata citra memotong pembicaraan
"yaudah gw tunggu di lapangan ya... hati-hati jan sampe jatoh lagi" ucap fathan sembari pergi dari tempat itu
"lu kan bisa nitip ke gw... ngak perlu ikut" kata alim
"ya lu kan ngak tau minuman kesukaan gw apaan" jawab citra
"ya lu tinggal bilang nama minumannya" kata alim datar
"setah gw dong" kata citra sambil memutar bola matanya
"yaudah ayo" ajak alim sambil memegang tangan citra untuk membantunya berjalan
"ih apa nih pegang-pegang" ucap citra kesal lalu menatik tangannya untuk melepas genggaman alim
"gw mau bantuin lu lah" ucap alim
"gw bisa jalan sendiri" ucap citra kesal sambil berjalan dan menahan rasa sakitnya
Beberapa menit kemudia mereka sampai di warung untuk membeli minuman
"eh lu tunggu disini dulu.. gw mau ke mobil mau ambil sesuatu" kata alim dan pergi
"jan lama" kata citra sambil sedikit berteriak, alim hanya melambaikan tangannya
"ini neng minumannya" kata si penjual sambil menyodorkan kantong yang berisi minuman yang dibeli alim dan citra
"berapa bang harganya...?" Tanya citra
KAMU SEDANG MEMBACA
MY HEART {Hiatus}
Ficção AdolescenteCerita tentang seorang gadis yang dikelilingi dengan cowo" keren di sekolahnya, selalu menjadi sorotan di sekolahnya.
