taeyong beraksi lagi 😦

389 30 4
                                        

"kamu lagi, pinky!" ketus minhyun

"ketus banget sih sayang"
Tanpa menjawab pinky, minhyun membawa pinky ke taman sekolah yang memang lagi sepi

"plis jangan ganggu gw!" tukas minhyun

"aku gak ganggu kamu, aku akan berjuang, kita harus berjuang"

"maaf pinky gw gak bisa. Gw udah tunangan, dan lu juga kan?" jawab enteng minhyun

"apa! Gak bisa"

"lu anggap guanlin apa?" tanya minhyun dengan wajah datarnya

"aku udah anggap guanlin adik gw sendiri, adik kesayangan gw" jawab pinky

"lu gak mau kan liat guanlin terluka?"
"ya gak mau lah, gw tau sikaplu sama guanlin udah kayak gtu, dan gw gak mau buat guanlin terluka dari masalah lainya"

"sikap gw sama guanlin memang kasar, tapi itu dulu sekarang gw udah berubah, dan gw gak mau sia² in kesempatan ini. Lu tau?  Dengan lu terus² an ketemu sama gw, dan masih berharap sama gw, itu sama aja lu mau pertaruhin nyawa guanlin! " minhyun mencoba mengingatkan kejadian dimana taeyong hampir saja membuat guanlin terluka

"maksut lu taeyong?" tebak pinky

"gw harap lu ngerti, kalo lu masih nganggep guanlin adik kesayangan lu, plis jauhin gw, kita sama² udah punya tunangan"
Ketika minhyun ingin pergi tiba² pergelangan tanganya di tahan pinky. Namun langsung saja di tepis minhyun.

Dan disinilah pinky masih membeku karna ucapan minhyun .ia bingung disisi lain ia ingin mempertahan kan cinta nya, namun disisi lain juga ada nyawa yang akan dipertaruhkan jika dia tetap kekeuh mempertahankan cintanya. Guanlin sudah di anggapnya adik kesayanganya, ia sungguh bingung dengan semua ini.

Tanpa ada sepengetahuan orang, taeyong bersembunyi ,ia bersumpah untuk kali ini dia tidak main² dengan ucapanya, MELIBATKAN HWANG GUANLIN.

"halo"

"ada apa bos?"

"kamu udah taukan rencana yang kita bicarakan kemarin. Buat sekarang juga terror HWANG GUANLIN jangan sampai ada ampun!" perintah taeyong dengan menekan nama guanlin

"baik bos saya tau, saya akan laksanakan sekarang juga"

Taeyong saat ini sangat bahagia karna permainan akan dimulai. Ia memang tidak akan main² dengan perkataanya.  Apakah ia sekejam itu? Hey Taeyeong tidak sekejam itu ,tapi untuk kali ini ia akan berbuat sekejam ini.

Lalu ia menekan nomer yang sudah pasti nomer hp minhyun

"kita lihat minhyun kamu akan tersiksa dengan permainanku ini"

"hey apa maksutmu!"

"hmm  apa ya maksutku  bagaimana kalau ini menyangkut masalahmu dengan pinky? Ah iya bisa saja daaannn guanlin?"

"APA YANG BAKAL LO LAKUIN KE ADEK GUA!" ucap minhyun yang sudah emosi

"sedikit mengulang masa lalu yang membuat trauma kambuh?"

"jangan harap bisa! Guanlin sudah sembuh!"

"oh ayolah HWANG MINHYUN putra dari HWANG SEHUN.  Aku tau adikmu itu belum sepenuhnya sembuh, mentalnya masih ya bisa dibilang belum stabil setelah kejadian masa lalu nya ditambah lagi sikap kamu dengan nya, apa kamu tidak tau itu akan membuat adikmu menjadi tersiksa"

"dasar pengecut! Berani nya mengancam!"

" oh  tidak, aku tidak mengancam, perkataanku ini nyata, dan di mulai dari sekarang"
Ttut 
Taeyong menutuskan sambunganya dg sepihak.

Nae DongsaengCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang