part 14

1.5K 47 2
                                        

Tiba tiba dokter keluar ...
"Dengan keluarga nayyara hafeeza" panggil dokter
"Ya dok? Saya suami nya" sahut putra
.
"Istri anda mengalami luka yang membuat dagingnya sedikit teriris. Kami sudah melakukan operasi kecil. Dan sekarang nayya sudah berada di ruang perawatan dan mengalami masa pemulihan" ucap dokter panjang lebar
"Bagaimana keadaan kaki nya ya dok?" Tanya putra
"Tak ada yang perlu dikhawatirkan, keadaannya akan membaik lahan perlahan. Kalau anda ingin menjenguk boleh saja . Tapi jangan buat keributan ya." Jawab dan jelas dokter
.
"Baik dok , terimakasih saya permisi" ucap putra lalu berlalu dari hadapan dokter
.
Ceklekk...
Pintu ruangan nayya terbuka. Terlihat seorang lelaki yang sangat tampan masuk dengan muka yang masih memerah.
.
Nayya menyapa putra dengan senyumnya yang manis. Dan dibalas senyum dengan putra yang tak kalah manisnya
.
"Nay?" Panggil putra
"Kenapa kak?" Tanya nayya
.
"Manggil aja" jawab putra WaTaDos
"Ish Kaka mah" ujar nayya cemberut
.
"Hehe. Maafin kakak yaa" ujar putra meminta maaf kepada nayya.
"Maaf buat apa kak?" Tanya nayya
.
"Eum, soal Salma . Kakak ga bermaksud buat bikin kamu cem-" ucapan putra terpotong oleh nayya
.
"Gapapa ka, nayya udah maapin. Hehe. Gausah merasa bersalah gitu deh. Nayya juga salah kok terlalu cemburu" jawab nayya
.
"Ohh jadi kamu cemburu ya?" Tanya putra dengan senyum jahilnya
"Nah kan keceplosan" batin nayya
"Eh- eng--nggak , siapa yang cemburu?" Tanya nayya dengan pipi nya yang mulai memerah
.
"Ih gemes deh haha" sambil mencubit pipi nayya
"Ihh, nyebelin" gerutu nayya.
.
"Yaudah kamu tidur yaa. Udah malem , gabaik kalo tidurnya kemaleman" ucap putra
.
"Ihh, iya dehh" ucap nayya
"Selamat malam istrinya aja" kata putra sambil menyelimuti nayya dan mencium kening nayya.
.
Skip pagi.
Nayya terbangun dari tidurnya karena cahaya matahari yang terpantul dari luar jendala , ia membuka perlahan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk.
.
"Selamat pagi nayya" sapa putra.
"Pagi kak" jawab nayya yang masih mengumpulkan nyawanya
.
"Nih sarapan dulu" ucap putra sambil menyodorkan bubur ayam yang terlihat masih hangat
.
"Sini" ucap nayya
..
Nayya pun memakanya , dengan susah payah. Walaupun tangannya masih terasa sakit . Ia tetap kekeh untuk memakan makanannya sendiri. Ia takut merepotkan putra untuk menyuapi nya.
.
" Eum nayy, Kaka siapin aja ya. Kasian kamu nya tangan lagi sakit malah maksa buat makan sendiri" tawar putra pada nayya
.
"Entar ngerepotin kakak" jawab nayya polos
"Masa sama suami sendiri ngerepotin" ujar putra sambil mengambil alih bubur yang di pegang nayya
.
"Gaada kata penolakan" ucap putra
"Yaudah deh" ucap nayya pasrah
.
Siang hari, dokter masuk ke ruangan nayya untuk memeriksa nayya. Dokter bilang katanya nayya boleh pulang hari ini, tapi baru bisa pulang sore hari.
.
15:23 pm
"Kak. Nayya bosen ihh" ucap nayya yang membuyarkan konsentrasi putra pada ponselnya
.
"Trus kamu mau ngapain?" Tanya putra
"Mau pulang" jawab nayya
.
"Entar yaa belum sore masih siang" ucap putra
.
"Ihh, tapi ayya bosen" rengek nayya
"Sabar ya, bentar lagi kok" ucap putra
.
Ceklekk.....
Pintu ruangan nayya terbuka, ternyata yang masuk adalah........

.
Hayolohh gue gantung wkwk
.
COMMENT next dan vote buat lanjutan nya yaa. Bye
-ocha-
Author

cool TeacherWhere stories live. Discover now