Hari Sial
"Argh! sialan lo Zhal! telat lagi!", hari ini Zhalda terlambat lagi. Untungnya ia tak pernah terlambat sendirian, selalu ada murid lain, sampai Zhalda kenal, Sakra namanya.
"Zhal? telat lagi lo?" tanya Sakra sambil duduk di samping Zhalda
"Iya nih, telat lagi. Lagian tadi nyokap suruh beli nasi uduk buat nyarap", ucap Zhalda dengan muka melas dan menunjukkan nasi uduk yang tadu dibeli
"Sakra,,"
"Iya?"
"Lo gak malu apa telat terus? gue aja malu depan sahabat gue"
"Ngapain malu, udah biasa", Sakra berdiri sambil menyampirkan tasnya di bahu
"Zhal, bentar lagi temen gue bukain pintu gerbang, ikut ga?"
"Iyalah, mending gue ngikut lo"
"Tenang aja, ini kan hari kamis, jam segini guru lagi rapat. Yang penting nanti lo langsung masuk kelas aja"
"Iya, Kra"
Zhalda langsung ngikutin Sakra, buru-buru biar gak ketauan.
"Zhalda!! Lu kok telat?!", Rania teriak tiba-tiba, dan langsung nyamperin Zhalda
"Mampus lo Zhal, ada Rania"، batin Zhalda
"Iiih! Zhalda gitu. Ni lagi malah sama cowo!"
"Ran, bacot lu"
"Iya nyett"
Sakra gak peduli sama yang ada di belakangnya. Dia langsung ke gerbang, disana udah ada Bayu dan.... cowo itu, yang tempo hari Zhalda temui.
"Sakra gece!", Bayu teriak ke arah Sakra, reflek Zhalda ikut lari di belakang Sakra dan Rania juga ikut.
"Makasih bro. Arsha mantep nih!", ucap Sakra sambil tos ala mereka.
"Namanya Arshanta Saputra," batin Zhalda.
"Sakra, makasih ya. Gue ke kelas duluan!", Zhalda teriak trus langsung kabur ke kelas, tak lupa ia menarik Rania.
------------------------------
Saat dikelas Zhalda dan Rania langsung diintrogasi Salma."Zhal, kenapa lo telat?!", tanya Salma berlagak seperti guru
"Tadi disuruh nyokap beli nasi uduk pas mau barangkat, trus disana rame, ngantri lagi, abis itu angkotnya lama, alhasil gue telat. Masuk akal kan Ibu Salma Ayudhyatama?", jelas Zhalda sambil menyuap nasi uduknya.
"Rania! Pasti alesan lo kesiangan lagi, kan?!"
"Nah, lo udah jawab tuh, Sal. Kan biasa", ujar Rania santai
"Ih! Lu udah kelas 10 Rania Armalia!! bukan lagi anak Tk! kesiangan mulu kerjaan lo! Manja!!", Salma mulai marahin Rania. Sedangkan Zhalda sibuk dengan nasi uduknya dan memikirkan lelaki tadi, Arshanta namanya. Zhalda pernah bertemu dengannya di Mall, saat tengah membeli es krim,,
"Mas, eskrim vanila matcha, toppingnya oreo aja"
"2 ya mas," itu Arsha, si cowo itu
Zhalda diem aja, toh dia yang pesan duluan"Mas, mbak ini es krimnya", tukang es krim itu menyodorkan es krimnya pada Zhalda, saat Zhalda sedang merogoh uang di kantong, Arsha sudah membayarnya dan pergi begitu saja. Karena kini ia tahu bahwa Arsha 1 sekolah dengannya, ia berniat untuk mengembalikan uang tersebut.
CTAK! sebuah tempelengan mendarat di jidat Zhalda.
"Apaansi lo mukul mukul, Sal?!" tanya Zhalda sedikit emosi
"Bu Ratih udah mau dateng, tumben tadi si Shesil manggil. Gece selesain sarapannya, ntar dihukum lho gabole ikut pelajaran ekonomi sama bu Ratih, ato gak biar si Rania yang ngabisin. Dari tadi dia kebelet madol"
"Yaudah lah, Rania nih abisin uduk gue. Yang cepet ntar keburu bu Ratih--
"Iya zheyenk, bawel lo"
------------
Gimana? cuman sedikit ya?
Soalnya ini tuh disalin dari buku, updatenya juga bakal lama. Ini tuh cuman 1 lembar buku tulis doang jadi sedikit...Jangan lupa vote ya!
Sayang dehh....😘

KAMU SEDANG MEMBACA
Zhars
Teen FictionKisah seorang gadis yang terjebak dalam FRIENDZONE bersama lelaki bernama Arsha,, bertemu di mall dan baru sadar klo 1 sekolah, Heran ya? baca aja