Cinta datang dengan sendirinya~
Cinta tak hanya sekedar sayang melainkan perjuangan~
Cinta ibaratkan butiran debu yang dengan mudah terbang~
Cinta tak seindah yang di bayangkan~
Cinta? Lima huruf yang mengartikan sebuah perasaan~
...
Shilla, Putri dan Raka sekarang ini sedang duduk di salah satu tempat duduk bagian pojok yang ada di kantin. Kantin ini sering di sebut dengan sebutan kantin KAMIK. Yah banyak murid yang menyebut penjual nya dengan sebutan KAMIK atau KAKMIKA
"Kalian mau pesan apa biar gue yang pesan" ucap Putri menanyakan pada Shilla dan Raka
"Mie tiaw Put" jawab Shilla
"Gue juga deh" kata Raka
Shilla melihat ke arah Raka sebentar dengan mata malas. Setelah itu shilla mengalihkan arah pandangannya ke arah lain.
"Minumnya samain aja sama gue ya" ucap Putri
"Lo apa?" Tanya Raka Shilla tidak bertanya karena dia sudah tau minum apa yang dimaksud Putri
"Teh manis dingin" jawab Putri dan Raka mengangguk
"Oke deh tunggu ya" ucap Putri
Putri pergi meninggalkan Shilla dan Raka berdua. Memesan makanan yang mereka pesan. Kantin ini sangat ramai cukup padat tetapi karena putri kecil dan dia bisa saja menyelip nyalip
"Shil" ucap Raka memecahkan keheningan di antara mereka berdua
"Ya" jawab Shilla
"Ga jadi deh" ucap Raka
"Dih gaje" jawab Shilla
"Gue bingung kalau di dekat lo" ucap Raka
"Kenapa?" Tanya Shilla heran
"Ga tau" jawab Raka terkekeh
"Ga jelas guenya kan" lanjutnya dengan sisa kekehannya
"Lo mah emang dari dulu ga jelas" ucap Shilla
Raka terdiam "Lo kode gue?" Tanyanya dengan pede
"Dih siapa yang kode lo" ucap Shilla
"Masa sih bohong kan" balas Raka
"Serius" jawab Shilla
"Kalo gue mau seriusin lo gimana?" Tanya Raka
"Hahh?"
"Ga deh lo mah ga peka" ucap Raka
"Apaan si Ka" balas Shilla dan Raka tertawa heran sendiri dengan dirinya
Dan tak beberapa lama Putri datang dengan membawa pesanan mereka
"Bantu gih ambil Ka minumnya" ucap Putri dan Raka bangkit dari duduknya
~*~
Pelajaran hari ini tidak ada, guru yang masuk pun tidak seseram yang dibayangkan Shilla
Sekarang Shilla berada di halte depan sekolahnya menunggu jemputan. Shilla duduk sembari melihat kanan dan kiri, dan sembari memainkan ponselnya
Dilain tempat di warung depan sekolah mereka, Raka dan teman-temannya nongkrong sembari bermain gitar dan benyanyi. Laki laki mah jumpa langsung akrab beda dengan perempuan.
Raka tidak sengaja mengarahkan pandanganya ke arah halte, Raka melihat Shilla yang sedang memainkan ponselnya, Raka tidak berniat untuk menghampiri tetapi ia malah mengeluarkan ponsel mengetikan sesuatu.
Shilla yang asik membaca wattpad dari ponselnya matanya beralih ke atas layar ponsel melihat notif. Shilla tidak membalas dengan cepat sengaja chat yang masuk ia abaikan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.