Hai?
Apa kabar?
Baik-baik saja bukan?
Pasti kamu telah berbahagia setelah membuka lembaran yang baru, kan?Oke, aku hentikan
Sebenernya aku muak akan hal klise seperti ini, kamu juga kan?Tak perlu kamu membalik pandanganmu
Lihat saja yang ada di depanmu!
Jangan khawatir akan keadaan ku
Biar saja itu menjadi urusanku!
Tuhan, langit, bumi—diriku saja yang tahu!Cukup! Hentikanlah rasa prihatinmu itu!
Aku benci itu!
Hempaslah jauh-jauh rasa simpati itu!
Dari awal aku benci hanya menjadi yang kesatu
Bukan karena ku tak bersyukur akan hal itu—
Menjadi yang kesatu tak akan menjamin kau dan aku, bisa selamanya tetap bersatuKeinginanku—menjadi 'si selamanya' bukan hanya 'si kesatu'

KAMU SEDANG MEMBACA
Perihal Rindu
Poetry-- Kutumpahkan segala rasa disetiap kata demi kata yang membentuk sebuah frasa untuk menyembuhkan rasa rinduku padanya yang teramat berat untuk ku simpan. --