Ke esokan harinya disekolah.. Pagi gaess ...sapaku ke teman sekelas, sambil berjalam menuju bangku ku yang di pojok belakang.
"Eh ra tumben berangkat pagi.." celetuk cowo berambut merah tersebut.
"tuhkan gw rajin di tumben'in kalo gw telat disukurin dasar cabe" balas ara.
"lu ngatain gw cabe mulu perasaan gegara rambut merah membahana gue pasti ,tu mulut lo tuh lebih cabe"
"wah ngajak berantem lo pagi-pagi sang"cemberut ara karena sudah dibikin kesal sahabatnya pagi-pagi seperti ini .
Ya cowo berambut merah itu namanya lee eunsang atau biasa dipangil priki eh salah eunsang yang bener ,dia mulai bersahabat dengan ara sejak kelas 10 dan ajaibnya dia dan ara selalu satu kelas tidak terpisahkan.
Bel istirahat pun berbunyi.. Ara mendekati bangku eunsang dan seketika langsung menyodorkan hpnya memperlihatkan siswa hanlim yang tengah disukainya itu.
"eh sang,, liat nih imut kann sumpah ya dan dia lebih muda dari gw" kata ara dengan mata berbinar
"lo kenal?btw dia murid hanlim kelas 11-2 jurusan perfor.."
"stop ,gue inget siapa dia ,geum donghyun kan?btw dia adiknya bang yunseong gue pernah kenal dia dulu pas masih smp" potong eunsang sebelum ara menyelesaikan kalimatnya
Ara termenung sebentar sembari menatap eunsang sebelum kadar bahagianya memuncak,perasaan eunsang sudah tidak enak melihat sahabatnya diam sambil tersenyum tidak jelas sebelum ara mengatakan sesuatu eunsang pun berlari keluar kelas meninggalkan sahabatnya yang mungkin akan memakinya itu.
Sepertinya dugaan eunsang salah.. arapun segera beralih ke bangku sambil meneruskan senyum tidak jelasnya segera mengeluarkan buku harianya dan menulis di kolom bertulisan geum donghyun menambahkan informasi tentang nya bahwa ia memiliki seorang kakak bernama yunseong tapi ara belum tau apakah kaka kandung nya atau bukan,yang jelas ara sekarang sangat-sangat gembira hanya karena secuil tambahan info tentang si emas.
Ara bucin - au
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.