"Tata...aku kangen" ucap lisa memeluk guling disampingnya sambil menangis
"Lica!" panggil jin
"Oppa ada apa?" dengan cepat lisa menyeka air matanya
"Oppa sudah memukulnya sampai dia jera,oppa harap kamu tidak akan sedih lagi" ucap jin
"Ne oppa lica sudah baik² saja,sekarang bagaimana keadaan tata?" tanya lisa
"Kenapa kamu peduli bukannya kamu marah padanya?harusnya kamu senang dong dan gak usah peduliin dia" ucap jin menyimpan sepiring makanan
"Tapi lica juga gak tega oppa, walau tata nyakitin lica tapi lica yakin tata gak bermaksud" ucap lisa menunduk
"Sudahlah,ayo makan nanti oppa ajak kamu jalan²" ucap jin membuat lisa senang
"Sungguh oppa?oke lica ikut oppa" dengan cepat lisa memakan makanannya
"Cepat gendut ya" ucap jin membuat lisa tersedak
"Uhuk...uhukk" dengan panik jin memberikan lisa air putih
"Hati² kalo makan lica!" ucap jin panik
"Oppa kenapa doain lica gendut itu kan hal yang dihindari lica dari dulu" ucap lisa cemberut
"Biarin aja emang kenapa,kan lucu?" ucap jin
"Ihh nanti siapa yang mau sama lica kalo lica gendut?" tanya lica menyilangkan kedua lengan didepan dada
"Gak akan ada,kalo bener terjadi nanti oppa pajang aja kamu di lemari kayu,dan jadiin boneka koleksi anabel versi gendut" ucap jin membuat lisa melotot
Bugghhh
Bugghhh"Oppa jahattt!!!jahattt" teriak lisa memukul jin dengan bantalnya berulang kali
"Ahk appo...ne...mianhae licaya..oppa bercanda" ucap jin menahan pukulan bantal dengan lengannya
Bugghh
Bugghhh
"Oppa janji dulu jangan gitu lagi sama lica" ucap lisa kesal
"Ne oppa janji" ucap jin dan seketika lisa menghentikan pukulannya
"Huh..."
"Aiss pukulanmu seperti kingkong yang mencoba mengambil pisang" ucap jin membuat lisa semakin kesal
"Oppa..." rengek lisa membuat jin terkekeh
"Aissh...adik oppa kiyowo sekali sinih oppa peluk!" ucap jin dan memeluk lisa dengan tenang
"Oppa" panggil lisa
"Hm?"
"Lica pingin pergi ke makam eomma" ucap lisa membuat jin menatap lisa
"Apa kau kangen eomma?" tanya jin yang diangguki lucu oleh lisa
"Oke² kita kesana" ucap jin
.
.
.
"Oppa bagaimana ini,rotinya gosong" ucap lisa histeris
"Kalo gosong kamu buat eylener saja" ucap jin membuat lisa membulatkan matanya
"Ais bukan eylener oppa!!" ucap lisa dari jauh sedangkan jin sedang membaca koran
"Bukannya kau suka menggunakan benda berwarna hitam kan,sekarang kau percobaan saja dari roti gosong itu!" ucap jin
"Anii oppa,jeball mana mau roti gosong dijadikan kosmetik oppa ngaco"lisa kesal dan menggerutu
"Ya sudah kenapa tanya pada oppa?" ucap jin
"Oppa aneh" gumam lisa
"Aneh apa,yang ada tampan.oppa mendengarmu walau dari jarak jauh lica" ucap jin membuat lisa jengah
"Oppa,dimana jui aku akan memberikan rotinya pada dia saja" ucap lisa mencari akuarium kecil dengan cepat jin menghalanginya
"Tidak!!"merentangkan kedua tanggannya membuat lisa sulit melangkah
"Kenapa,apa lica salah memberi makan ikan?" tanya lisaa
"Bukan salah lagi,tapi kau akan meracuninya nanti,kau ingat kejadian 15thn yang lalu?" tanya jin
Flashback
"Oppa,ikan ini lucu sekali lica mau ajak main ya!" pinta lisa kecil
"Ne,tapi jangan biarkan dia stres itu ikan kesayangan oppa" ucap jin
"Namanya siapa oppa?" tanya lisa
"Namanya jury" ucap jin
"Ouh...hay july" ucap lisa lembut dan gemas
"Hey jury bukan july kamu kira,dia ikan bulan apa?" ucap jin kesal pada sang adik
"Eomma,lica benalkan?oppa bilang lica salah bicala" ucap lisa
"Ne,jin biarkan saja dia masih kecil" ucap eomma jin dan lisa pun menjulurkan lidahnya membuat jin jengah
"Oppa july sudah di kasih makan?" tanya lisa saat diamati ikan itu tidak gendut
"Itu ikan buntal nanti oppa akan kasih jadi jangan asal kasih makan!" ucap jin sibuk membaca buku
"Hm.." lisa pun duduk kembali menatap ikan itu,ia menatap kesebelah dapur dan melihat ada roti ia pun berlari dan mengambilnya dengan terburu buru
Eomma jin pun kembali ke dapur
"Loh..roti gosongnya mana,tadikan masih disini padahal aku udah mau buang soalnya udah kadelewarsa" ucap eomma lisa
Lisa kecil tersenyum menatap ikan yang banyak duri itu
"July kau laparkan sinih lica kasih makanan" lisa pun Memasukan rotinya kedalam akuarium sedikit² sampai habis
"Hihihi...kau sukakan july" ucap lisa senang
2menit kemudian
"Oppa!!" panggil lisa yang dibalas deheman jin
"Oppa!!" panggil lisa lagi membuat jin menatapnya
"Apa?" tanya jin yang bingung karna lisa menunduk
"Oppa,lica pingin bobo jadi lica kekamal ya" ucap lisa takut
"Ya sudah pergi saja nanti oppa bilang eomma kalo bertanya" ucap jin segeralah lisa berlari kekamar
.....
"Loh² kenapa jury mengapung dan badannya membesar,dan ada bekas roti lagi" jin pun dengan panik membawa alat dokter dan memastikan
"Yaampun dia is date ehh mati licaa!!!!hwaaa😭 kau apakan jury hwaa....ikan buntalkuuuuuuuu" teriak jin sambil menangis kejang
"Maaf oppa" lirih lisa dikamar sambil menggigit kukunya karna takut
.
.
.
😒
"Jadi kau sudah ingat lica?" tanya jin"😂hehe....mian oppa lica angkat tangan" ucap lisa langsung membuang rotinya
"Sudahlah ayo kemakam eomma kau mau kesana bukan?" tanya jin
"Ne oppa kajja" ucap lisa semangat 45'
Gimana?
Ada komentar?
Jangan lupa vote ya!
..
..
Semoga kalian suka😘

KAMU SEDANG MEMBACA
No biggie
Fanfictioncerita gadis yang mandiri... kedua orang tuannya telah tiada ia tinggal sendiri,dia seorang direktur, namun ia merasa bahwa ia harus memiliki seorang bodygard siapakah dia?? Start 14 maret 2019