Keesokannya seira kembali dipanggil oleh pak wooseok tapi tidak sendiri melainkan dengan Michelle dan yujinia mereka berdua akan diinterogasi oleh pak wooseok
Seira sih biasa aja tapi tatapan Michelle Yang bikin seira mau nonjok dia soalnya mukanya ngeselin tatapannya tuh kayak seakan ngomong gini" Abis lu abis ini"
Tapi seira gatakut soalnya seira udah diajarin sama pak yohan jurus taekwondo
"Jadi katakan alasan kamu ngebakar semua tugas seira" Ucap pak wooseok sambil Natal Michelle dan yujinia tajam
Yujinia udah takut karna demi apapun dia gak ikut-ikutan Michelle ngelakuin itu
Michelle dengan santainya bilang kayak gini"ya salah dia lah pak siapa suruh deket sama junho dia tau saya suka junho tpi gamau mengalah yaudah saya bikin kayak gini" Alasan yang tidak masuk akal
Karna laki-laki sampai dia berbuat seperti ini?
Pak wooseok memijit pelan pelipisnya pusing dia punya anak didik kayak gini
"Cuman karna junho? Sikap kamu sangat kekanak-kanakan! Junho itu kakak nya seira! Wajar mereka dekat begitu" Ucap pak wooseok
Michelle nampak terkejut
"Benar tuh pak junho emang kakak saya lebih tepatnya anak dari kakak ibu saya" Ucap seira menjelaskan
Michelle menundukkan kepalanya tanda malu
"Saya tidak bisa kasih kalian kesempatan, kalian tau tugas yang seira buat susah-susah dan dengan seenaknya kalian ngebakar tugasnya karna alasannya cuman junho! OTAK KALIAN DIMANA?! " bentak pak wooseok
Michelle dan yujinia semakin menundukkan kepalanya seira hanya menatap kasihan
"Saya sudah mengatakan ini kepada pemilik kampus ini dan dosen yang lain berserta video buktinya, kami setuju akan mengeluarkan kalian dari kampus karna melakukan hal yang tidak bisa dimaafkan, kalian pikir tugas itu gampang untuk dibuat? Apalagi tugas yang kalian bakar ada 15 " Ucap pak wooseok
Michelle dan yujinia tampak terkejut
"Plis pak jangan keluarin kami! " Ucap mereka berdua bersama
Pak wooseok menggeleng dan menyerahkan surat
Surat keluar
"Silakan pergi dari sini, dan seira kita perlu bicara" Ucap pak wooseok
Setelah Michelle dan yujinia keluar tersisa lah pak wooseok dan seira
Suasananya tentu saja canggung
"Saya minta maaf sama kamu karna perlakuan saya" Ucap pak wooseok
Seira menghela napas sudah berapa kali pak wooseok mengatakan maaf?
"Pak cukup jangan katakan maaf lagi saya sudah memaafkan bapak" Ucap seira tapi dengan keadaan menunduk
"Saya janji kan sama kamu buat bantuin kamu bikin tugas? Sehabis ini kamu tunggu diparkiran" Ucap pak wooseok dan mempersilahkan seira untuk keluar
Seira langsung pergi dan diluar ternyata ada dua anak kembar dan zienna berserta pak yohan
Mereka gelisah menunggu Seira
"Gimana? Aman? " Tanya mereka serempak
Seira tertawa geli
"Aman ko Michelle sama yujinia dikeluarin terus blablabla" Seira menyeritakan semuanya sampai dikantin
"Gue boleh gak sih bilang ini? Kayaknya wooseok suka sama lo" Ucap yohan
Zienna berpikir yang sama begitu juga anak kembar ini
Seira tak ambil pusing dia juga bingung sendiri dengan perasaannya
"Makan yu laper daritadi belum makan" Ucap yara
"Traktir ya" Kata pak yohan
Dengan tidak sopannya yara menjitak kepala pak yohan
Yohan meringis sakit
"Enak aja situ yg banyak duit ko nyuru aing traktir, bayar sendiri atulah bujank" Ucap yara kurang ajar
Mereka tertawa bersama memang ya kalo bukan adek iparnya yohan udh mau SmackDown anak ini
Untung lucu ya ra
