Mark
Sebuah bunyi memecah kesunyian di kamar mandi, ketika tes kehamilan jatuh di lantai. Aku menatapnya dengan perasaan tak percaya. Air mata mulai terbentuk di mataku dan perlahan menggulung pipiku.
Mengapa ini terjadi padaku? Kenapa harus aku? Aku duduk di toilet dan membenamkan wajahku di tangan. Semakin banyak air mata yang jatuh mataku dan aku menangis tersedu-sedu. Bagaimana aku harus mengatasi ini? Apa yang akan terjadi jika ada yang tahu?
Semuanya dimulai dua minggu lalu ketika aku terbangun karena mual di pagi hari. Pada awalnya aku pikir itu hanyalah flu biasa, tetapi aku muntah hampir setiap hari. Dan minggu lalu aku mulai menginginkan untuk makan sesuatu.
Sebenarnya, sangat jelas apa yang terjadi padaku. Aku telah memikirkannya beberapa hari dan hari ini aku cukup berani untuk membeli tes kehamilan yang telah meyakinkan perasaan ku.
Aku hamil. Laki-laki hamil bukanlah hal yang aneh. Lebih dari separuh laki-laki secara teknis dapat mengandung bayi karena anatomi bagian dalam mereka memungkinkan, tetapi tidak semuanya dari mereka sebenarnya bisa hamil.
Hanya beberapa, tetapi masih banyak dari mereka memiliki kondisi hormonal yang diperlukan untuk hamil. Dan sayangnya itu terjadi padaku, yang menyebabkan aku terduduk di kamar mandi dan menangis.
Aku hanya berhubungan seks satu kali dalam hidupku. Itu pun hanya one night stand. Aku bukan orang yang populer di sekolah. Ya, aku hanya semacam kutu buku dengan beberapa teman, jadi bagaimana orang sepertiku berakhir dengan one night stand?
Jadi, ada sebuah pesta enam minggu lalu. Itu adalah pesta untuk merayakan Im Jaebum yang berkencan dengan temanku Youngjae yang berarti aku diundang juga. Aku belum pernah minum minuman beralkohol selain bir dan aku minum banyak pada saat itu.
Aku tidak tahu persis bagaimana itu terjadi, tetapi aku berakhir dengan Jackson Wang, seorang badboy dan perenang yang sangat populer di sekolah. Kami berciuman, bercumbu, dan terbangun di kamar Jaebum, naked.
Sudah jelas apa yang terjadi. Terutama karena pantatku sakit sekali. Kami berdua sangat terkejut tetapi kami memutuskan bahwa kami tidak akan pernah memberi tahu siapa pun tentang hal itu.
Dan sekarang aku mengandung anaknya. Anak musuhku. Jackson dan aku tidak menyukai satu sama lain. Kami tidak pernah rukun dan dia selalu mem-bully ku sejak tahun kedua di Sekolah Menengah. Tapi itu masih bisa ku tahan.
Dia tidak agresif atau kasar. Jackson biasanya hanya melemparkan penghinaan p adaku tetapi itu tidak menyebabkan kesakitan. Dalam kasus yang sangat jarang, dia juga mendorongku tetapi tidak pernah cukup keras untuk menyakiti saya.
Tetapi bagaimana dia akan bereaksi jika aku mengatakan kepadanya bahwa dia adalah ayah dari anakku? Aku mendengar bahwa dia juga bisa sangat kejam dan memukul siswa lain. Tidak sering, tetapi itu terjadi. Apakah dia akan memukulku?
Aku menelan ludah dan menatap lantai. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan sekarang. Apakah aku akan merahasiakannya? Apakah aku harus melakukan aborsi? Apakah aku harus memberi tahu Jackson atau orang lain tentang anak ini? Aku benar-benar bingung.
Tentu saja, aku tahu itu juga kesalahanku sendiri karena aku ceroboh. Aku memang mabuk tetapi aku juga memiliki respons untuk memastikan bahwa hal seperti ini tidak seharusnya terjadi. Bukan hanya aku sendiri tetapi bukan berarti aku tidak bersalah.
Sangat mungkin bahwa Jackson akan menyalahkanku untuk semuanya. Dia adalah tipe orang yang selalu menyalahkan orang lain atas hal buruk yang telah dilakukannya. Dan jika sesuatu tidak sesuai keinginannya, dia akan merubahnya.
Tentu saja, itu bisa berisiko untuk mempertahankan bayi ini dan membuat Jackson bertanggung jawab, tetapi jika tidak, apakah aku bisa melakukan aborsi? Apakah aku bisa memberikan bayi ini untuk di adopsi? Apa keputusan yang tepat?
Perlahan aku bangkit dan mengambil beberapa tarikan napas dalam-dalam agar berhenti menangis, sebelum aku meninggalkan kamar mandi dan berjalan menuruni tangga. Kakiku sedikit gemetar, tetapi aku mengatakan pada diriku sendiri untuk tetap tenang dan tenang.
Aku tidak tahu harus berbuat apa, tetapi aku pasti aku harus mengambil keputusan. Tetapi haruskah aku mengikuti keinginan ku sendiri dan mempertahankan bayi ini atau melakukan apa yang akan lebih mudah bagi semua orang dan melakukan aborsi?
-
Halo semuaaa :)
Sekali lagi aku mau bilang ini hanya hasil terjemahan dari inspiredprincess_ yang mana cerita asli nya berbahasa inggris, jika kalian merasa lebih nyaman dan mengerti dengan bahasa inggris, kalian bisa baca langsung di akun asli authornya yaaa~~~
Terima kasih
Jangan lupa vote sama comment ya biar aku semangat terjemahinnya hehehe :p
KAMU SEDANG MEMBACA
POSITIF?! | MARKSON | Terjemahan
Fanfiction[Mpreg] Mark secara tidak sengaja mengandung, dan ayah dari anaknya adalah..... - Shoutout to @inspiredprincess_ for the amazing story.
