Apakah aku harus mundur?
Sungguh perih rasanya melihat Jeno dan Heejin bermesraan berdua.
Dahulu, Jeno hanya menggenggam tanganku saja.
Dahulu, bahu dan dada bidang Jeno adalah tempat favoritku untuk bersandar.
Dahulu, senyuman itu hanya untukku seorang.
Dahulu, Jeno menjadikanku tempat satu-satunya untuk berkeluh kesah.
Tapi, tidak dengan sekarang.
Heejin adalah prioritasnya.
Heejin adalah segalanya bagi Jeno.
Cintanya padaku telah memudar seiring hadirnya makhluk menggemaskan di dalam rahim Heejin.
Dan inilah aku,
lagi-lagi menjadi yang terlupakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Yang Terlupakan - Lee Jeno ✔
Fanfiction"Aku tidak ingin diduakan, Jeno-ya" #13 Jenosiyeon
