7

26.2K 382 16
                                    

"heiii kok ngelamun?"tanya diki saat melihat shera yang melamun di taman belakang rumah

"Emm kok mereka gg kabarin shera ya... Perasaan shera gg enak bang"kata shera

"Kamu kangen? Suruh mereka sini gih ... Abang yakin mereka pasti ngambek sama kamu"diki

"Lhoo kok ngambek sama shera"kata shera bingung

"Sayang... Mereka gg bisa kalo jauh² dari kamu dan kamu minta nginep dengan alesan mau sama abang yakan?"diki

"Iya.. kan biar shera bisa sama abang.. shera kangen abang .. kalo mereka ikut shera.. mereka bakal marah dan gg ngebolehin deket² sama abang"shera

"Nahhh mereka itu cemburu sayang.. mereka marah karna kamu nglarang buat deket sama kamu cuma gara² alesan mau kangen² an sama abang"diki

"Ja-jadi shera salah ya bang?"sesal shera

"Gg salah.. tapi kamunya aja yang belum peka"diki

"Shera mau minta maaf sama mereka.. anterin shera pulang mau ya bang.. tapi jangan bilang ke mereka dulu biar surpres"kata shera

"Surprise sayang"kata diki membetulkan

"Iya serah abang.. ayo bang shera ternyata juga gg bisa kalo gg deket sama mereka"jujur shera

"Oke sayang"kata diki tersenyum yang melihat adiknya ini sudah tumbuh dewasa

"Bang paman sama bibi kemana?"tanya shera saat tidak melihat paman dan bibinya

"Biasa mereka kencan"kata diki dengan malas

"Hihihihi kaya anak muda aja ... Paman sama bibi emang kerenn"kata shera dengan mengacungkan dua jempolnya

"Udah ayo abang anter sekarang"diki

"Oke ayoo"shera

Saat di dalam mobil

"Bang nanti pamitin sama paman dan bibi ya"kata shera

"Siap sayang"diki

"Ouh ya bang.. pokoknya kalo shera gg main kerumah.. abang harus main ke rumah shera yaaa .. shera masih kangen soalnya"shera

"Iyaa sayang nya abang apa sih yang gg buat kamu"diki

"Makasi abang nya shera"shera

Sedangkan 4HH saat ini tengah kacau.. muka kusut baju dan rambut acak² an .. bahkan mereka tidak mau makan .. mereka hanya berada di ruang kerjanya masing² ya mereka sudah kerja dengan meneruskan bisnis dari mendiang orang tua mereka .

Mereka memang begitu saat sedang kacau mereka akan pergi ke club , minum² mencari jalang atau maniak kerja. Namun jika mereka ke club minum² ato bahkan main dengan jalang bisa² dia di pegat oleh shera jadi mereka saat ini memilih untuk bekerja tak ingat waktu agar pikiran nya tak selalu ingat dengan gadis kecilnya itu tanpa memikirkan kesehatan mereka masing².

Shera sudah sampai dengan diki

"Ayo bang masuk dulu"kata shera yang di angguki diki

"Kok sepi... Bibi udah pulang pasti tapi mereka dimana?"kata shera

"Kita cari aja yo.. mobil mereka di rumah semua pasti mereka juga ada di rumah"kata diki

"Iya"shera

"Kaaaa.... Shera pulang"teriak shera namun tidak ada yang menyahut

"Apa merka tidur?"kata shera yang tak menghiraukan diki lagi karna shera sekarang berlari untuk mencari dimana para suaminya berada

"Raaa jangan lari tar jatoh"terika diki yang tak di dengarkan oleh shera

"Lhoo ko gg ada"kata shera saat membuka pintu kamarnya yang tidak ada satu orang pun

Four OwnersTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang