chapter 10

40 6 0
                                    

Matahari masuk ke celah²jendela kamar melihat kan sosok gadis cantik,mungil sedang tertidur pulas dikamar bernuansa putih biru

Tok tok tok

"Non thania sarapan nya udah jadi,udah ditungguin ibu dimeja makan"ucap bi tini

"Non Thania udah bangun belum ya,liat aja deh"ujar Bi Tini dan masuk kedalam kamar Thania

"Masih tidur toh"

"Non bangun yuk,sarapan dulu"

"Engghhh"Thania pun membuka mata nya

"Eh bibi,aduh maaf bi Thania baru bangun"ucap thania cengengesan

"Ywdh non ibu udah nungguin dimeja makan"

"Thania mandi dulu ya Bi sebentar"ucap Thania

"Iya non"ucap bi Tini dan berlalu keluar kamar

_ruang makan_

"Loh Thania nya mana bi"

"Lagi mandi dulu bu"

"Owh ywdh"

Setelah selesai membersihkan tubuh nya thania menuju ke meja makan

"Good morning mah"ucap Thania dengan senyum manis nya

"Too sayang,ayo makan dari tadi mamah nungguin kamu"

"Eheheh maaf mah"

Mereka pun memulai menyantap makanan sesekali mengobrol

"Thania gimna hubungan kamu sama satria"tanya mamah vina

"Hubungan apa si maksud mamah Thania ga ada hubungan apa²"

"Tapi mah satria kemarin bilang ke thania kalo Thania harus terus disamping dia"ucap Thania

"Wah bagus donk berarti nanti kamu bisa terus sama satria"

"Ternyata satria benar ²mao nurutin permintaan saya"batin mamah vina

"mah Thania udah kenyang,Thania kekamar dulu ya"ucap Thania

_____

Ting Ting ting

"Nomor siapa nih"ucap Thania

Gua ada didepan rumah lo-satria

"Ini beneran"Thania pun melihat ke arah jendela dan benar ada satria yg berdiri didepan rumah dengan motor ninja nya

"Thania ga mimpi kan"gumam Thania

Thania pun berlari keluar kamar untuk menghampiri satria

"Thania kenapa lari²ke gitu"ucap mamah vina

"Didepan ada satria mah"ucap thania sedikit berteriak

Mamah Thania pun penasaran dan melihat ke arah luar dan ternyata ada satria ia pun mengembangkan senyumnya

"Semoga kamu selalu bahagia nak"batin nya

____

Hosh hosh(anggap aja suara nafas orang kecapean)

"Kenapa lo"tanya satria

"Aku tuh kaget tau pas kamu bilang ada didepan rumah aku,ywdh deh aku buru²keluar nya"ucap Thania

"Kamu ngapain ke sinih"lanjutnya

"Mao ngajak lo jalan²"ucap satria datar

"Ja_lan²"ucap nya terbata²

"Iya Mao ikut atau engga"

"Mao bangettt"ucap Thania bersemangat

"Ywdh ayo naik"

apakah aku pantas bahagia?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang