chapter 2

45 5 0
                                    

Waktu sudah menunjukan pukul 8 malam, membosankan, sangat membosankan, hanya ada suara detik jam yang berputar saat ini, sunyi sekali rasa nya.

"Lin, masa tadi pas di toilet gua ketemu om om ganteng" ucap Gyeha membuka obrolan sambil bersender di dada sang sahabat nya itu dengan malas.

"Gantengan dia apa gua ?" Lino bertanya dengan malas sambil memainkan ujung rambut belakang Gyeha, "dia mybe" Gyeha menjawab santai sambil mendongak ke belakang untuk melihat reaksi lino.

Lino jujur saja kesal, dia sudah cukup tampan bukan untuk ukuran gadis SMA ? sangat tidak adil, itu yang di fikiran lino saat ini,  "yaudah lu sama dia aja" ucap lino malas sambil berdiri dari posisi duduk nya yang sukses membuat Gyeha terjatuh ke belakang.

"Sialan Lo" Gyeha kesal karena punggung nya mulai sakit, ingin rasa nya ia cabut tulang rusuk lino saat ini juga.

Brak !

"Eh kodok bunda tolong ampun" latah Gyeha tanpa sadar, lino hanya tertawa karena mendengar latah lucu Gyeha itu, sedangkan yang membuka pintu dengan tergesa itu pun ikut tertawa.

"Ahhh bunda ! Ngagetin Gye ajaaa" ucap Gyeha dengan bibir terlipat ke atas dan pipi yang mengembang, sungguh, itu salah satu ekspresi Gyeha yang lino suka.

Kalau di tanya, mengapa lino terlihat aneh saat dengan Gyeha ? Gelagat nya seperti orang jatuh cinta. Itu memang benar, lino memang mencintai Gyeha, sejak dulu, bahkan sejak masih kecil, berkesan menjijikan, tapi mau seperti apa pun itu tidak bisa di bantah, jika hati itu sudah nyaman, sang pemilik bisa apa ?

Lino sengaja menyembunyikan nya dari Gyeha, karena lino rasa ini hanya akan menimbulkan masalah jika Gyeha tau, dia rasa Gyeha memang hanya anggap diri nya seorang kakak laki laki nya.

-

m

aaf pendek huhu

Voment nee ! 💗

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 03, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

CEO GILA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang