hai...
seorang idol menjalankan aktivitas Aikatsu mereka dengan senyuman yang sangat bahagia dengan ciri khas mereka masing-masing untuk membuat semua orang bahagia dengan penampilan mereka.
namun bayangkan di dunia idol punya kekuatan tersembunyi d...
"Memang kemana?!, bukannya sudah kembali ke kelas?"ucap Ichigo
"Aku sudah bertanya pada mizuki bahwa kakakku tidak ada di kelas dan bahkan tidak kembali"ucap Aoi
"Hm... bagaimana ke ruangan kepala sekolah orihime"ucap Ichigo
"Ha...iya benar terakhir kali aku mendengar kakakku ke ruangannya"ucap Aoi
"Kita kesana saja"ucap Ichigo
"Benar"ucap Aoi
"Ayo!"ucap Ichigo
. . . . . . . . . . .
Sementara itu...
Mizuki yang sedang melakukan latihan seorang diri dimana tidak ada yang menganggu dirinya termasuk menejernya sendiri, sehingga benar-benar leluasa Tampa ada yang mencoba menghentikan dirinya.
"Sepertinya aku harus lebih kuat lagi"
Tiba-tiba....
....!!
Mizuki langsung menghindar melihat sosok orang yang datang dengan langsung menyerang dirinya.
"....siapa itu?"ucap Mizuki
Di saat debu yang menghalangi pandangan perlahan bisa melihat dan disitu perlahan Mizuki sontak melebarkan matanya dan mata gemetar melihat orang yang menyerang dirinya barusan, jelas Mizuki tidak terima situasi itu.
"Fresca?"ucap Mizuki
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tatapan yang tidak biasa dimana merasa bukan diri fresca tetapi orang lain yang mengendalikan pikirannya dengan senyuman jahat kepadanya.
"Hallo Mizuki kanzaki..., Hah kita bertemu lagi ya"ucap fresca
"Ada apa denganmu dan apa yang terjadi padamu?!"Ucap Mizuki
"Ha...hahaha, hei aku ini baik-baik saja kenapa kamu seolah aku ini terluka atau bermasalah..."ucap fresca dengan gurauan yang sepelekan
"Fresca!"ucap Mizuki yang maju menyerang
"Ada apa hah...kamu tiba-tiba marah begitu"ucap fresca yang menangkis serangannya
"Fresca sadar kamu!"Ucap Mizuki
Dua bongkahan besar es yang diperkaya Kegelapan melayang, dan ketika fresca melemparkan tangannya ke depan, mereka hancur menjadi rentetan besar tombak es setajam silet. Mizuki dengan cepat membentuk perisai berbentuk bulan, tetapi meremas dan hancur sebelum rentetan selesai, dan dia berteriak ketika es yang tersisa menabraknya, merobek dan menebas pakaiannya dan melewati pertahanan kekuatannya.
Membuat Mizuki berguling-guling sehingga cukup jauh dari jarak mereka berdua.
Mizuki mengerang lemah ketika dia sampai di tangan & lututnya, sakit di seluruh, telinganya sedikit berdering. Dia kemudian harus tiba-tiba berguling ke samping untuk menghindari tendangan tombak yang ditujukan ke tempat kepalanya baru saja, dan dengan cepat Mizuki melepaskan ledakan bulan sabit namun ditangkap oleh fresca, dan dengan santai dihantam dalam kepalan tangannya. Melihat kebencian dan amarah di wajah fresca.
"Fresca sadarlah, saya tahu ini bukan dirimu tapi orang lain yang sedang memanfaatkan dirimu!" Mizuki teriak
"Hpmn omong kosong!"ucap fresca langsung melancarkan serangan
"Fresca!!"ucap Mizuki maju
"Mizuki!"ucap fresca
Wussss.....!!
"Huh...."
Ternyata setelah hembasan kekuatan, fresca akhirnya kalah dan jatuh ke depan yang dimana Mizuki langsung lari dan menangkap tubuh fresca yang dimana merasa telah kembali normal.
Tempat kembali normal dan es menjadi mencair dan menguap sehingga normal.
"Akhirnya.."ucap Mizuki lega dan berlutut
Perlahan mata fresca terbuka dimana matanya tidak merah lagi dan benar-benar normal kembali.
"Uh... Mizuki?"ucap fresca yang sembari meriah kepalanya yang di yakini sakit
"Fresca, kamu baik-baik saja kan?"ucap Mizuki
"Ya.. m-kepalaku"ucap fresca yang memegang telipis kepalanya
"Apa itu sakit?"ucap Mizuki
"Hm..tidak hanya pusing saja"ucap fresca
"Aku bantu kamu ke asrama"ucap Mizuki sembari membantu fresca berdiri
"Mizuki...?"ucap fresca
"Udah ayo"ucap Mizuki membantu fresca
"...hah.. baiklah, aku kalah debat denganmu"ucap fresca
"Hm..hmhm..."Mizuki yang tertawa sejenak
. . . . . . . . . . .
Beberapa saat setelah sampai di asrama...
Di depan ternyata ada Aoi yang di ketahui menunggu kehadiran kakaknya.
"Nee-chan?"Ucap Aoi yang langsung menghampiri
"Nah bantu kakakmu"ucap Mizuki
"Mizuki?, Hm ya"ucap Aoi menerima tubuh kakaknya yang harus di rangkul sebelah
"Kenapa bisa begini?"ucap Aoi
"Ceritanya panjang lebih baik biarkan kakakmu istirahat di kamarnya dan Masalah itu bisa di bicarakan besok"ucap Mizuki