Berhenti
Aku ingin berhenti
Dari kelemahan ini
Dari kabut kelam yang penuh kenangan
Yang bersaing dengan ribuan pertanyaan
Mengapa selalu begitu?
Mengapa kau suka mengancurkan teguhku?
Mengapa kian meredam pilu?
Terciptakah aku untuk sendu?
Mengapa tak kau biarkan aku tenang,
Wahai mimpi yang terkenang?
Mengapa tak memberiku kesempatan,
Setidaknya untuk memutuskan?
Barangkali kau lupa
Aku bukan siapa-siapa
Barangkali kau lupa
Hancur sudah segalanya
Mimpi yang pernah terangkai
Cita-cita yang sudah digantungkan
Kebahagiaan kita...
Bukankah kau yang mengkhianatinya?
Bukan karena apa yang kau buat
Tapi karena kau tak jua berubah.
Bukan karena kesalahanmu
Tapi karena kau memang tak pernah mengindahkan kata kita.
Berhenti saja
Sampai ku tau kapan akan melangkah lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Setiap Kata Punya Makna
PoetryHanya kata-kata yang suka bersenda gurau dalam kepala
