Part 4

14 1 0
                                        


~

"Ayolah, Young. Berpikir!!"

Akhirnya Young Me memilih untuk duduk di tepi tempat tidur yang berhadapan dengan sofa. Menatap wajah pria itu sebentar lalu menyentuh pundaknya; membangunkan.

Hanya dengan satu sentuhan, pria itu perlahan bangun dan melihat ke arahnya.

"Apa yang kau lakukan di sini?"

Young Me ingin bertanya dengan nada biasa dan pelan tapi justru terdengar sedikit ketus dan datar. Ekspresinya pun sama datarnya.

"Menemuimu."

Pria itu terlihat masih berusaha mengumpulkan nyawa dan kemudian benar-benar menatap gadis di hadapannya.

"Aku ingin menemuimu. Dan.."

"Mengambil kembali jas ku."

Dia melihat jas hitam yang berada di atas meja rias, jas yang Young Me dapat dan kenakan tadi malam.

"Itu milikmu?"

"Aku tidak tega melihatmu kedinginan seperti tadi malam. Lagi pula, pakaian yang kau kenakan juga terbuka."

"Bagaimana kau tahu aku ada di sini?"

Yang ditanya membenarkan posisi tubuhnya dan bersandar di sofa.

"Aku tidak bisa memberitahu."

"Kalau begitu keluarlah."

"Kau marah padaku?"

"Kau sendiri?"

"Tidak tahu."

"Kalau begitu jawabanku sama."

....

Mereka sama-sama terdiam.

Young Me mengalihkan pandangan dan menatap ujung bed cover yang ia mainkan.

Sedang pria itu terus menatapnya.

"Maaf."

Suara pria itu.

"Untuk?"

"Untuk kesalahanku karena membuatmu kesal."

"Bukankah kau yang sebenarnya tengah marah?"

"Benar. Tapi kau sudah mengatakan maaf, kan?"

"Jadi kau tidak lagi marah?"

"Hm."

"Baiklah. Berarti semuanya selesai, bukan?"

"Selesai?"

"Aku tidak ingin mengganggumu dan sudah aku katakan saat di rumah sakit jika aku hanya ingin meminta maaf, setelah itu jika kau tidak ingin melihatku lagi maka aku akan menjauh."

"Lalu?"

"Aku pikir jika memang kau ingin hubungan kita berakhir, maka semuanya selesai. Karena yang terpenting adalah kau memaafkanku."

"Lalu?"

"Lee Donghae!"

Kenapa pria itu berubah jadi menyebalkan? Ralat. Dia memang selalu menyebalkan.

"Jika..."

Donghae bergerak maju. Lebih tepatnya, beralih dari sofa dan kemudian berjongkok di hadapan sang kekasih (apa mereka masih sepasang kekasih? #digetokYoungMe )

"Aku memaafkanmu dan ingin agar hubungan kita tetap berlanjut. Bagaimana?"

Dia menggenggam tangan Young Me dan menatap matanya, walaupun gadis itu memilih melihat ke arah lain.

You and MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang