Kamu dimataku luar biasa
Aku dimatamu bukan apa-apa
Sesingkat itu kamu mendefinisikan aku
Menganggapku sepintas angin berlalu
Dwicaksana mentaripun akan rapuh
Jika semesta menganggap nya bukan sinar yang teduh
Begitu juga aku
Selalu ragu saat bertatap muka denganmu
Terkadang,,
Logika begitu mengekang
Menyadarkan diri
Menyadarkan posisi
>Sarifah
KAMU SEDANG MEMBACA
мємσяαη∂υм ραтαн
PoesíaSebelum senja kehilangan gelap, asa kehilangan masa, cukup kehilangan kurang, panjang kehilangan lebar, isi kehilangan muatan, padi melupakan ranum. Sementara bahkan, tetap berpaham singgah Hingga malam beratap abu abu. semakin kelabu tak kunjung b...
