Selamat Pagi
Disini admin akan membahas tentang majas😁
Sebelum dimulai materinya apasi majas itu?
Majas merupakan gaya bahasa yang biasa digunakan penulis dalam membuat karya sastra. Pada karangan bebas seperti cerpen novel, maupun puisi seringkali kita temukan gaya bahasa penulis menggunakan majas.
Hal tersebut akan mempermudah penulis menemukan unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam cerpen yang dibuatnya. Majas dalam cerpen dibuat agar menambahkan nilai keindahan terhadap cerpen itu sendiri.
Penggunaan majas dalam cerpen membuat pembaca lebih tertarik membacanya. Hal tersebut dikarenakan majas mampu mempengaruhi sudut pandang pembaca.
Berdasarkan jenis cerpen, penggunaan majas merupakan salah satunya. Majas digunakan untuk memperkuat efek terhadap ide pokok yang dibahas pada cerpen.
Berikut terdapat macam-macam majas yang sering kita temui dalam cerpen.
1. Majas Perbandingan
Majas perbandingan dalam cerpen digunakan untuk membandingkan sesuatu dalam cerita. Perbandingan dilakukan secara langsung untuk memberi kesan yang menarik bagi pembaca.
macam-macam majas perbandingan yang sering digunakan dalam cerpen yaitu:
Simile.
Yaitu majas yang membandingkan sesuatu secara eksplisit atau secara langsung. Majas simile memiliki ciri khas dari simile ini adalah dengan menggunakan kata Meskipun, bagaikan, seperti, laksana, dan sebagainya.
Contohnya : Meskipun makanan ini tergolong dengan harga yang murah namun rasanya seperti makanan yang disajikan pada sebuah restoran mewah
Metafora.
Merupakan majas yang membandingkan dua hal secara langsung dalam bentuk yang kiasan singkat tanpa kongjungsi majas metafora misalnya: bunga desa, buaya darat, jantung hati, kambing hitamdan sebagainya.
Contohnya : Eko selalu saja mencari kambing hitam dari masalah yang ia hadapi.
Personifikasi.
Merupakan bahasa kiasan yang menggambarkan benda mati seolah-olah memiliki sifat hidup (sifat manusia). Dalam personifikasi kata kiasan yang sering digunakan misalnya daun kelapa melambai-lambai, pasir berbisik, langit menangis, dan sebagainya.
Contohnya : Sepi, gelap mencekam, hanya tersisa tubuh yang dipeluk malam, menggigil kedinginan
Depersonifikasi.
Merupakan majas yang melekatkan suatu benda mati pada manusia. Penggunaan majas depersonifikasi biasanya menggunakan kata-kata meluas, menyemut, mematung, membatu, dan sebagainya.
Contohnya : Dia tetap saja mematung padahal polisi sudah berusaha keras mengintrogasinya.
2. Majas Pertentangan
Majas pertentangan dalam cerpen seringkali digunakan untuk memperkuat pengaruh gagasan utama. majas pertentangan paradoks yang sering digunakan dalam cerpen yaitu:
Hiperbola.
Merupakan majas yang mengandung makna melebih-lebihkan sesuatu. Tujuan majas hiperbola dalam cerpen tentu saja untuk meningkatkan kesan dan pengaruh cerita bagi pembaca.
Contohnya : Ayahnya bekerja mati-matian memeras keringat untuk membiayai sekolah anak-anaknya.
Litotes.
Merupakan majas yang mengandung makna merendah. Dengan kata lain majas litotes merupakan kebalikan dari hiperbola.
Selain itu, penggunaan majas litotes dan ironi sering dikaitkan satu sama lain karena kemiripannya meskipun sebenarnya berbeda.
Kata yang sering digunakan pada majas litotes yaitu tak berarti, hanya sedikit, dan sebagainya.
Contoh : ya hanyalah orang biasa yang tidak pantas menerima penghargaan ini.
Ironi.
Merupakan majas yang di dalamnya mengandung makna sindiran. Kata-kata majas ironi yang digunakan dalam cerpen biasanya merupakan kebalikan dari kenyataan sebenarnya. Dalam beberapa cerpen, majas sindiran sering kita temukan di sana.
Contohnya : Harga handphone itu adalah harga yang sangat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat hingga aku tidak sanggup membelinya
Semoga materi kali ini bermanfaat yah dear💗💗💗 btw terimakasi kalian yang sudah mau baca materi dari kita😁❤️
Salam hangat,
From
All member of DangerousSqd.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dangerous Squad
عشوائيDangerous Squad adalah salah satu sekumpulan para penulis amatir yang berharap bisa menjadi penulis besar di Indonesia. Disini kita akan membahas tentang menulis dengan benar, tips cara membuat cover dan masih banyak yang lainnya.
