Tringggg....
Bel tanda berakhir nya pelajaran telah terdengar merdu. Semua siswa keluar dari kelasnya masing-masing. Raka, yang merupakan anak baru d sekolah itu langsung pulang ke rumah. Sebenarnya dia diajak nongkrong dulu sama Rian, namun dia menolak.Dirumah
Sepi.
Itulah yang di rasakan Raka saat ini. Iya, rumahnya sepi bukan berarti keluarganya broken home. Papa mama nya adalah salah satu pengusaha sukses, jadi tidak heran jika rumahnya selalu sepi. Kedua orang tuanya selalu pulang malam.
Raka melangkahkan kaki menuju kamarnya. Sesampainya dikamar dia langsung menjatukan dirinya diatas kasur. Memandang langit kamarnya, tanpa sengaja pikirannya memikirkan sosok gadis yang ia lihat di katin tadi. Dapat dilihat, senyuman nya terukir indah di wajah nya yang menawan. "mengapa dia begitu manis?" itulah yang dipikirkan oleh Raka saat ini. Hinggah akhirnya dia terlelap dalam tidurnya..
.Seminggu sudah Raka sekolah di situ. Namun itu bukanlah waktu yang cepat untuk beradaptasi di sekolah barunya. Dia hanya bergaul dengan Rian, Tian, dan Rendy. Ya benar, dia sudah masuk kedalam geng Rian dkk.
" bu, izin ke toilet" ucap Raka meminta izin kepada guru yang sedang mengajar.
"silahkan"-guru
Sebetulnya Raka bukan ingin pergi ke toilet, namun dia hanya ingin menghindar dari pelajaran hari ini. Entah mengapa, hari ini dia tidak ada mood untuk belajar.
"auuuhhh!"
Dua orang siswa tanpa sengaja bertabrakan. Ntah itu salah siapa, siapa yang pertama nabrak mereka tidak tahu.
"maaf kak, maaf. Gak sengaja, sekali lagi saya minta maaf kak." ucapa seorang gadis
Tanpa sengaja, kedua siswa tersebut bertatapan, sangat lama. "tak kusangka aku dapat melihat wajahnya sedekat ini" itulah yang ada di pikiran Raka kali ini. Yap, benar kedua siswa itu adalah Raka dan gadis yang di lihatnya di kantin waktu itu.
"kak, kak," sigadis itu melambaikan tangannya di depan muka Raka.
Tiba-tiba Raka terkejut dan kembali sadar dari lamunannya.
"akhh, iya iya, maaf. Apa ada yang sakit? Maaf saya gak sengaja" kata Raka.
"gak papa kok kak, saya juga minta maaf" sambil tersenyum.
Senyuman itu, sangat indah. Bahkan dapat mengalahkan indahnya sebuah taman bungan.
"oh, iiya. Nama kamu siapa? "
"saya Andira kak"
"saya Raka, sekali lagi saya minta maaf"
"ahh, saya juga minta maaf. Kalo begitu saya kekelas ya kak" ucap Andira yang berjalan berlalu meninggalkan Raka yang masih menatapnya.
.
.
Nama yang indah,
.
.
.Yeee, akhirnya update lagi, sumpah gak nyambung banget. Otak gue lagi lemot waktu buat ini part.. Semoga kalian sykhaaa yaaa
Jangan lupa vote dan comment
❤❤❤❤

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta dalam Diam (Slow Update)
FanfictionMengungkapkan memang sulit, oleh sebab itu yang dapat kulakuin hanya diam dan memendam rasa itu sendiri.