4

19 3 3
                                    

Setelah beberapa minggu melewati masa mpls merry sekarang sudah berada di kelas X IPA 1. Di sini dia duduk sama temennya yang bernama lia dia berkacamata.

Dan dia juga punya genk yang isinya 6 orang mereka selalu biang berisik kalo di kelas dan selalu di tegor oleh guru-guru.

"Eh bete nih gw guru ga masuk cerita yukk ada bahan cerita ga kalian" Ucap safitri

"Guys gw ada nih tapi tentang cowo, kalian mau denger ga" Ucapku

"Yaudah lah mer daripada ga ada bahan" Saut lia

"Jadi waktu gw kelas 9 gw mainan game atau oa cari jodoh di aplikasi line, nah di situ gw ketemu cowo"

"Ganteng ga mer? Terus dia gimana orangnya?" Potong yani

"Yan lu kebiasaan orang lagi cerita di potong mulu, lanjut mer" Kesal nada

"Dia namanya Rio Ramadhan, dia waktu itu kelas 8 jadi sekarang otomatis dia kelas 9. Dia anak jaksel ganteng si ga tapi dia manis keturunan arab youknow lah kalo orang arab gimana, nah dia sempet ilanh kabar pas gw mau ujian. Tapi dia tiba-tiba datang sekarang ini dan kasih peratian gw ga tau peratian dia ini untuk apa?" Ceritaku

"Hmmmm....gitu ya lu bnrn dia anak jaksel?" Pertanyaan lia membuat merry tidak bisa berkata

"Mer tapi elu juga hati-hati sekarang kan banyak cowo ngasih peratian ke cewe cuma karena kesepian mer" Jawab zahra

"Nah bener tuh mer" Sahut mereka kompak

Entah kenapa perkataan mereka membuat ku menjadi bimbang. Pas di saat merry bengong tiba-tiba para osis masuk untuk memintain uang amal seperti biasanya. Pas gw tersadar di salah satu osis itu ada kak ardiansyah cowo yang merry tidak suka semenjak masa mpls sampai sekarang

"Merry..." Panggil lia sambil mengagetkannya

"Haah..paansi lia buat gw spot jantung aja lu"

"Lah lagian gw nanya daritadi malah bengong, mikirin siapa si?" Tanya lia

"Emang tadi lu nanya apa lia? Sorry gw ga fokus hehehe"

"Lu mau amal berapa merry" Jawab lia

"Seikhlasnya aja gw"

Di saat itu anggota osis mengucapkan salam nya.

"Assalamualaikum wr.wb maaf menggangu waktu belajara kalian, kami anggota osis di sini seperti biasa meminta uang amal seikhlasnya" Ucap osis yang berkacamata

Merry berdoa semoga ardiansyah itu ga mengaihkan barisan merry dkk. Tetapi doa merry belum di ijabah malah ardiansyah meminta di barisan merry.

Pas merry memasukan uang nya ke dalam kotak si ardiansyah malah komen.

"Amal tuh yang bener gimana si" Ejeknya

"Lah kan katanya seikhlasnya gimana si" Kesalku

"Tapi jangan gini juga, lu pasti jajannya banyak kan" Ucap dia

"Kalian berdua selalu aja berantem mulu nanti jodob aja, kak udah sana mintain jangan di sini mulu" Bentak lia

Ardiansyah pun meninggalkan meja merry dan lia. Merry sangat kesel bangat olehnya karena dia sok ganteng emang si ganteng tapi dia keliatannya kaya playboy.

Setelah memintakan uang amal osis pun memimpin doanya dan setelah iti mereka keluar dari kelas X IPA 1.

...

Akhirnya bel istirahat yang di tunggu-tunggu oleh siswa SMAN 01. Dan di sini merry dkk nya langsung keluar menuju kantin. Pas di saat di kantin merry menabrak seorang cowo yang ga di kenal.

RIDAGITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang