Sorry for typos
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy Reading
Don't forget to VOTE AND COMMENTS
IT'S FREE
OK👍
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
YOUNG'99
.
.
.
🍁🍁🍁🍁
Jangan Sider pleasee🙏🙏
Lucas dan Tzuyu berantem, tiba-tiba aja padahal setengah jam yang lalu masih anteng. Ya gak tau juga sih anteng nya kenapa.
Yang ada di kosan, Hwiyoung, Changbin sama Yeri.
Ditambah Lucas sama Tzuyu.
Hwiyoung pusing banget ini berdua sama-sama teriak. Lagi enak tidur juga ada aja.
"Kenapa sih woy?"tegur Hwiyoung nongol dari pintu kamar dengan rambut berantakan nya dan muka super ngantuknya. Kalo Lucas lagi gak marah pasti udah ketawa dia.
Changbin sama Yeri yang lagi masak di dapur pun terpaksa menyudahi dulu.
"Yu kok nangis?" Ujar Yeri panik langsung nyamperin Tzuyu.
Tzuyu masih diem ngeliatin Lucas. Lucas gak karuan banget ngeliat Tzuyu nangis kayagitu.
"Lucas dengerin dulu makanya—"
"Kamu tau gak aku udah mau gila rasanya nyariin kamu tadi malam? Aku mau minta maaf soal yang kemaren dan yang aku liat malah apa kemaren HAH?" Teriak Lucas emosi.
Ngerti gak sih didepan pintu kamar si Hwiyoung ngusap-ngusap telinganya karena denger Lucas teriak. Mana matanya setengah kebuka setengah enggak gimana tuh.
"Kalem napa sih woy gak usah teriak, berisik aja anjeng." Maklum ya, Hwiyoung ngantuk.
"Kalian duduk dong makanya, ngomong yang baik-baik,"kata Yeri.
Lucas sama Tzuyu bener-bener gak waro mereka bertiga. Hwiyoung bahkan masuk kamar lagi saking ngantuk nya.
"Aku cuma ngumpul bareng Lucas, aku juga bosen di kosan. Aku gak pernah kan larang kamu ngumpul sama siapa aja?"
"Astaga,"Lucas menghela nafas kasar, "Bukan itu yang aku permasalahin. BUKAN ITU. Aku gak masalah soal itu,—" Lucas menjeda ucapannya, mencoba meredam emosi nya.
"Yer,"panggil Changbin pelan, memberi kode pada Yeri untuk pergi sebentar keluar.
"Gue keluar dulu ya,"kata Yeri dianggukin sama Tzuyu, kemudian Yeri nunjuk Lucas "awas lo jangan kelewatan,"
Changbin buru-buru narik ceweknya itu.
"Bosen kamu? Capek pacaran sama aku?" Tanya Lucas, for some reason nada bicara lucas mendadak berat banget.
Tzuyu kaget denger pertanyaan Lucas, "maksud kamu apa ngomong kayagitu?"
"Kamu denger itu dengan jelas."
"Kamu pikir kamu ngerasa bener banget cuma karena aku kissing sama Yunho? Kamu pi—"
"Wah," Lucas meremas rambutnya, menahan sisa kewarasan yang masih ada,
"CUMA? kata kamu cuma? Dengerin ya gue setengah mati jagain lo! Gue selalu berfikir untuk memperlakukan lo sebaik mungkin! Dan lo bilang perlakuan si bangsat itu cuma?
Tzuyu kalo gitu prinsip lo, gua bahkan dari dulu gak usah nahan diri untuk gak main sama cewek lain."
