01. awal

2 0 0
                                    

Juli,2048. Elite Highschool 02

Namaku Fara, Fara Sycora. 16 tahun. Sekarang aku kelas 10A di Elite Highschool 02, sekolah dengan biaya yang sangat tinggi. Hari ini adalah hari pertamaku disini.

Pukul 08.00

"Selamat pagi, murid-murid !" Sapa bu guru.
"Selamat pagi." Jawab murid sekelas dengan serempak.

"Namaku Arin , dan sekarang aku wali kelas kalian." Bu guru memperkenalkan dirinya dengan senyum ramah.

"Nah, bagaimana kalau hari ini kita berkenalan dulu?" Kata Bu Arin.
"Baik"

Kemudian, satu per satu memperkenal- kan diri. Sampai tiba giliranku.
"Perkenalkan, namaku Fara Sycora. Panggil saja Fara."

Aku merasa banyak sorot mata yang memperhatikan ku. Mungkin karena penampilanku terlihat sangat culun. Rambut di kepang dua, dengan poni panjang yang hampir menutupi mata dan aku memakai kacamata.

Dan yang terakhir memperkenalkan adalah laki-laki yang duduk di pojok belakang.

***
Kringgg..
Pukul 14.45. Waktu pulang sekolah. Aku menuruni anak tangga, dan tiba-tiba seseorang menyenggolku dari belakang. Dan dia hanya diam, tidak meminta maaf. Dengan terpaksa aku lah yang minta maaf.

"Eh, ma-maafkan aku." Kataku agak sebal.
Tapi, dia hanya diam dan melirik ke arahku lalu pergi.
Eh, dia sekelas denganku ya ? Laki-laki yang duduk di belakang itu. Siapa tadi namanya ya ? Reika ?

Dan kupikir dia hanyalah orang lewat dalam hidupku, tapi aku salah. Aku tidak mengetahui takdir.

Aku sampai di depan pagar sekolah. Mobil hitam yang dikemudikan sopir keluarga Sycora telah menunggu. Ya, itu mobil yang menjemputku. Aku menaiki mobil itu.

"Bagaimana hari pertama mu , nona Fara ?" Tanya pak sopir memulai percakapan.
"Tidak ada yang luar biasa. Dan jangan memanggilku nona!" Jawabku malas menanggapi.
"Haha, kau berbeda dengan orang tua mu ya." Lanjutnya.

Aku hanya mengangkat bahu.

***

"Eh, mama ?" Aku terkejut ketika memasuki ruang tamu dan melihat mama yang sedang duduk di sofa. Tentu saja aku tetkejut, karena mama jarang pulang.

"Nah, akhirnya putriku datang juga." Kata mama sambil tersenyum ke arahku.
"Sejak kapan mama dirumah?"
"Sejak tadi."

"Eh, tapi kenapa mama pulang sekarang ?" Tanyaku pada mama.

"Memangnya salah kalau mama pulang? " mama melirikku.
"Bukan begitu maksudku. Anu.."

"Hahaha, iya mama mengerti. Mama cuma sebentar kok. Hanya mengambil barang-barang yang tertinggal. Nanti malam mama kembali." Kata mama sambil tertawa.

"Cepat sekali, ma ?"

"Maaf ya nak, mama cuma sebentar. Oh ya , mama punya hadiah untukmu lo." Kata mama sambil mengambil sesuatu.

"Eh, ini darah ?"
"Ya, darah segar spesial untukmu."
"Terimakasih, ma."

Ya, aku dan keluargaku adalah vampir yang meminum darah. Tapi, keluarga kami mendapat darah dengan membeli darah di rumah sakit. Keluarga ku tidak membunuh manusia.

Pukul 22.00 , mama sudah pulang. Aku dikamarku belajar. Jalanan telah sepi, karena di malam hari banyak vampir berkeliaran.

Sebenarnya, mata ku tidak rabun. Vampir memiliki penglihatan yamg tajam. Hanya saja aku menggunakan kaca mata supaya orang-orang tidak sadar bahwa aku vampir. Aku memang sengaja membuat penampilanku terlihat culun.

Hahhh.. aku menghembuskan napas pelan. Kulirik jam didektaku. Pukul dua belas malam. Aku belum mengantuk. Tapi aku ingin tidur.

***

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 30, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MONSTER ! I love YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang