Aku selalu di hina karena selalu saja salah di mata orang lain, aku berusaha sekuat tenaga menutupi rapat-rapat rasa sakit omongan orang tetapi lagi-lagi aku kalah dengan rasa sakit yang terlalu dalam ini.
Aku selalu di hina karena selalu saja salah di mata orang lain, aku berusaha sekuat tenaga menutupi rapat-rapat rasa sakit omongan orang tetapi lagi-lagi aku kalah dengan rasa sakit yang terlalu dalam ini.