끝 ( e n d)

2.6K 228 15
                                        


now playing mulmed~

•••

icha

kalian inget kan waktu itu kak taeyong bilang ingin melamarku, tapi dia tidak secara langsung mengungkapkannya. melalui kak jennie aku tau jika semua ungkapan seperti 'gue sayang sama lo' ternyata benar-benar dia buktikan.

fakta yang bang jo bilang bahwa dia ingin cepat lulus dan melamarku, itu semua benar! apa memang se bucin itu kak taeyong sama aku?

sikapnya yang kadang dingin membuatku sempat berpikir untuk menyudahi hubungan yang sudah susah payah aku bangun iniㅡ tepatnya kami. tidak mudah mendapatkan hati seorang taeyong. aku bahkan sempat menjadi bahan bullyan karena sikapku yang seakan terlalu terobsesi dengannya.

tidak hanya itu.

sisi lain muncul dan membuatku terkejut setelah berstatus menjadi 'pacar' nya.
sikap manis dan manja yang jarang dia keluarkan didepan orang lain menambah rasa cintaku pada makhluk tuhan yang indah itu. sikap tsundere nya kadang tidak bisa kukendalikan, sangat memabukkan!

masih kuingat jelas ketika kami baru saja berpacaran. saat itu aku mendapatkan tamu yang tak diundang, membuat perutku terasa dililit oleh tali yang sangat kencang.

"kak aku,,,akuㅡagh!"

awalnya aku tidak ingin merepotkan kak taeyong tapi rasa sakit ini mendorongku untuk melakukan itu. setelah aku mengerang kesakitan, dapat kudengar suara grasak grusuk disana. tak lama dari itu terdengar suara ketukan dari pintu kamar kostku.

"eumm gue nggak tau apa yang harus gue beli, jadi gue bawain semua yang direkomendasiin sama mbak kasirnya."

sambil menahan sakit aku menariknya masuk, tidak enak jika dilihat orang lain. dan yang masih membuatku bingung, apa selama berpacaran dengan kak jennie dia tidak pernah mengalami situasi ini?

"cha?" panggilan dari mama membuatku tersadar dari lamunan tentang sekelibat kenangan saat awal berpacaran.

"iya ma?"

"ayo, mas mu udah nunggu."

aku beranjak dari tempat ku tadi, lalu menghampiri seorang laki-laki yang sudah menungguku dilantai bawah rumah mewah ini.

aku beranjak dari tempat ku tadi, lalu menghampiri seorang laki-laki yang sudah menungguku dilantai bawah rumah mewah ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"mas."

"kamu cantik banget hari ini," pujinya sembari mengelus rambutku yang mengundang semburat merah pipiku muncul tanpa izin.

Tsundere || TaeyongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang