*****
Saat malam harinya lia tidak seperti biasanya ia terdiam dan berfikir sambil berkata di dalam hati.
"Indro sakit hati ngak ya aku bilang kayak tadi,tapi kan emang salah dia.hmmm ngak seharuanya aku nyalahin dia terus kesian dianya"
Lia terus berfikir tentang ucapannya
"Lia,,,lia kenapa sih lo itu julid banget jadi orang ngak seharusnya lo tu julid kesemua orang.oke lia mulai besok lo harus jadi cewek pendiam dan ngak banyak omong"
****
Keesokan harinya lia sekolah,tetapi teman teman sekelas lia heran sama sikap lia,yang mereka tau lia kalo baru datang sekolah langsung nyapa "heyyyo wassappp gayss".
Akan tetapi dia datang sekolah diam tanpa menyapa,satu kelas heran Karna sikap dia yang seperti itu.
Tiba tiba indro datang menyapa lia
"Haiii lia receh apa kabar?"
Lia menjawab dengan wajah yang polos.
"Baik ndro"
Indro heran dengan sikap lia
"Kok lia gitu sih ngak biasanya dia gitu ke aku kan biasanya dia julid banget"(ucap indro dalam hati),Lia,,kok lu tiba tiba diam?ngak biasanya lu kayak gini"
Lia menjawab
"Ngak ndro aku gak papa kok"
"Lo yakin lo ngak papa li?"
"Iya ndro gue gak papa"
Kringggggggg
Bel masuk kelas pun tiba dan mereka berbaris di depan kelas, tanpa sengaja tiba tiba teman sekelas lia menginjak sepatu lia,karna ia takut lia marah ia pun meminta maaf kepada lia.
"Lii,,,,sorry ya li sorry gue ngak sengaja nginjak sepatu lo maafin gue ya"
"Ia ngak papa kok"
"Tumben li lo ngak marah,biasanya lo marah kalo orang nginjak sepatu lu"
"Gapapa ndro gue lagi ngak kepengen marah aja"
Saat di kelas indro berusaha buat menghibur lia agar lia kembali seperti semula,indro mengganggu ria dengan cara mendorong kursi lia menggunakan kakinya.
"Li,,lia woiii lia kok lo diam sih"
"Ndro harus berapa kali lo nanya dan harus berapa kali gue jawab kalo gue gapapa"
"Yaudah lah kalo lo ngak papa,li kan kita udah lumayan dekat gimana kalo kita sahabatan aja?"
"Hmm iya ndro gue ikut lo aja lagipula lo kan baik sama gue"
"Sekarang kita sahabatan"
Indro semakin penasaran kenapa lia tiba tiba diam,indro pun kembali bertanya.
"Li,,cerita lah kenapa lo diam,ngak kayak biasanya".
Akhirnya lia pun menjawab tentang apa yang menyebabkan iya diam
"Ndro sebenarnya gue diam karna gue ngak mau buat orang sakit hati sama omongan gue,dan gue yakin banyak orang yang sakit hati sama perkataan gue"
"Owh gitu,kalo gue sih ngak sakit hati sama omongan lo karna gue tau sikap lo kayak mna"
"Lo yakin ndro ngak sakit hati sama omongan gue?"
"Iya li,gue yakin"
"Makasih ya ndro lo udah ngertiin gue"
"Iya li sama sama"

KAMU SEDANG MEMBACA
4 years With You
Подростковая литератураKisah cinta indro dan lia yang berawal dari persahabatan kemudian menjadi pasangan hubungan mereka tidak pernah di restui oleh ibu indro karna ia beranggapan jika lia bukan anak yang baik Ibunya menjodohkan indro dengan hawa,anak teman nya sendiri,i...