Siapa pula yang bisa menghentikan laju perasaan saya
Sekalipun saya, tidak kuasa
Sebab setiap rambu-rambu tidak pernah membuat saya tamat
Melainkan hanya berhenti sejenak
Siapa pula yang bisa menghentikan sayangnya saya
Sekalipun dinginnya kamu, tidak bisa
Sebab setiap kata-kata manis yang meski kamu ucapkan dengan gelak tawa
Saya tetap merasa istimewa, begitu
Siapa pula yang bisa menghentikan harapan dibersamai manusia seperti kamu
Sekalipun ngototnya teman saya, tidak akan
Sebab kamu terlalu berharga jika saya lewatkan sedikit saja
Meskipun saya baru sadar.
Siapa pula saya ini berharap kamu bisa saya bersamai?
Saya adalah saya, yang mencintai kamu sesuai dengan apa yang kamu perlukan, begitu
Saya elastis bisa menjadi apa saja, hanya untuk kamu saja
Tetapi saya memang tidak cukupkan untuk kamu?
KAMU SEDANG MEMBACA
The Poetry
PoetryKepingan kata demi kata yang tidak berkaitan sebab harus dipisahkan Jangan menjadi makcomblang atau adiknya roy kyosi yang meramal Jangan membayangkan ini adalah nyata Ini hanya sekadar tulisan, ketikan jari-jari yang dicurahkan oleh hati Jangan ses...
