Chapter 1 : "Please, Don't Die"

76 18 41
                                        

Lantai 3, Cyber High School.
Lorong 11+

Drap.. Drap.. Drap..

Terdengar derap suara langkah kaki beberapa remaja yang bergema di lorong sekolah itu.

Terlihat dua orang remaja yang sedang memapah satu orang remaja yang sedang memapah satu orang yang sedang terluka.
Wajahnya pucat akibat kehilangan begitu banyak darah yang terus keluar melalui luka-luka di tubuhnya. Langkah orang itu berat dan akhirnya jatuh tak sadarkan diri di lantai.

"Indri!!''

Raut khawatir terlihat jelas dari wajah kedua orang itu.
Salah satu dari mereka memeriksa keadaan gadis bernama Indri itu.

"Kristeah.. Bagaimana?"

"Nadinya berhenti berdenyut...
Kita.. Kita tidak bisa melakukan apa pun" ucap kristeah.

"Maksud mu, indri mati? Kita tidak bisa meninggalkannya disini, kristeah."

"Kita tidak punya pilihan lain, Tiara.
Kita harus ke ruang guru sekarang."

Kristeah mengingatkan rencana awal mereka, pergi ke ruang guru untuk meminta penjelasan tentang apa yang sebenarnya yang terjadi kepada para guru, mungkin saja mereka tahu apa yang sedang terjadi.

"Mungkin mere—AKH!!!"
teriakan kristeah bergema di lorong sepi itu, darah segar mengalir dari tangan gadis itu dan menetes hingga ke lantai.

Betapa terkejutnya mereka, saat mereka melihat indri yang berdiri di belakang kristeah dengan tatapan kosongnya.

"I..indri, a—"
Ucapan tiara terhenti saat melihat pemandangan mengerikan di depan nya.

Indri sahabatnya...
Sedang menggigit dan menarik daging di lengan kristeah sahabat nya, yang terus meraung kesakitan.
Mencabik danging dan kulit wajah nya serta menarik bola mata gadis itu.

"AAKKHH!! LARI TIARA!!"
teriakan terakhir kristeah membuat tiara tersadar dari keterkejutannya.

Tanpa pikir panjang lagi gadis itu terus berlari tak tau arah, hingga dia menyesali keputusan berlari nya.

'Sial'

Gadis itu melihat segerombolan para mayat dari murid murid yang ntah kenapa kembali bangkit dan berlari kearahnya.

Menggerakkan kakinya untuk berlari lagi dan berbelok patah pada belokan di lorong, berharap ada tempat sembunyi.

Ah, sialnya harapan hanya tinggal harapan.
Di depan nya 2 orang mayat hidup sedang memakan mayat seorang siswa laki laki yang sudah tidak berbentuk.

Tiara mencoba untuk tidak membuat suara sedikitpun, meski tubuhnya sudah sangat gemertar. Merapatkan tubuhnya ke tembok di belakang nya, dan berusaha pergi dengan mengendap-endap.

Tapi sepertinya, kesialan sedang menimpannya.
Kedua mayat hidup itu melihat kearahnya, dan bangkit berdiri. Berjalan dengan patah patah ke arah nya. Dan dari arah sebelah kirinya segerombolan zombie berhasil menemukannya.

Ketakutan dan keputus asaan tergambar jelas di kedua mata tiara.

Di kelilingi zombie lapar tidaklah menyenangkan.

'Siapapun, Tolong aku!'

"ROAAR!!''

.
.
.
.
The Dark Red

Genre : Horror, Adventure, and little bite Romance

Chara @ Kuproy Family
-aka-

ꪶ༉୭̣˚𝐓𝐇𝐄 𝐃𝐀𝐑𝐊 𝐑𝐄𝐃Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang