Aku dan Akhir September yang pahit
Meski telah menjadi kenangan dan telah menjadi pengakhiran
Sebuah puisi ini adalah kenangan, yang dimana kita pernah berjalan bersama-sama melewati berbagai rintangan
Aku sendiri..
Ketiadaan yang tak berati, pahit menjadi sepahit-pahitnya
Ketiadaan yang tak berati, manis menjadi semanis-manisnya
Ya..
Aku dibulan ini merasakan pahitnya yang luar biasa
Aku dibualan ini merasakan kesendirian yang luar biasa
Dan, aku ditemani oleh bintang dimalam hari untuk melupakan semuanya sejenak
Agar aku tidak teringat semuanya tentang kepahitan dibulan ini
Tangerang, 30 September 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi Dari Hati
شِعرHanya puisi dan hati yg bisa mengungkapkan perasaan. Semoga engkau membaca:) #1 kategori Ingin Bertemu [15/04/2020] #1 kategori Bumiku [6/10/2020] #2kategori Merindukan [06/05/2020 #2 kategori Tangerang [02/07/2021] #1 kategori Kamarku [29/10/2020]
