part 7

4.1K 377 174
                                        

Haii kaliann!

Vote dulu yuk haha

Semoga suka☀🖤🐰

🖤🖤🖤

Bright yang melajukan kendaraan nya dengan cepat akhirnya sampai di rumah sakit harapan, bright berlari tanpa memperdulikan pandangan orang lain.

"Permisi, pasien atas nama win metawin ada di ruang mana ya?" Tanya nya kepada seorang perawat

"Sebentar ya pak saya cek dulu" Jawab si perawat sambil mengecek komputer nya

"Permisi pak, apa maksud bapak pasien yang tadi mengalami kecelakaan?, apa bapak keluarga nya" Tanya perawat tersebut

Bright mengangguk dengan cepat

" Baiklah, pak cepat ikut saya, tadi dokter bilang pasien kritis dan harus segera di operasi tetapi membutuhkan persetujuan keluarga dulu"

Bright yang mendengar itu semakin merasa bersalah, dengan cepat bright mengikuti perawat itu dan segera menandatagani persetujuan itu.

Bright merasakan sakit di hati nya saat melihat win melewatinya dengan didorong oleh beberapa perawat untuk menuju ruang operasi, ia melihat wajah win yang pucat dan luka yang mengalirkan banyak darah di tubuh nya, dan matanya itu tertutup rapat-rapat.

Para dokter sedang melakukan operasi, dan bright menunggu di depan RO dengan perasaan yang campur aduk, bright bingung harus apa

"AH ANJING BEGO BANGET SI LO BRIGHT, KENAPA TADI HARUS NINGGALIN WIN SI"  Ucap bright sambil memukul mukul kepalanya.
Tiba-tiba ada sebuah tangan yang menyodorkan air mineral, saat bright mendongakan wajah nya itu ternyata seorang pria muda

"Gue ohm, tadi gue yang bawa win kesini" Ucap nya memperkenal kan diri sambil memberikan minum ke bright

"Thanks ohm" Balas bright sambil mengambil air mineral yang ditawarkan ohm

"Lo siapa nya?" Tanya ohm lagi

"Gue suami nya, KENAPA?" Jawab bright meninggi entah kenapa dia emosi

"Wess tenang aja kali brou, karena suami nya udah ada gue pulang ya kalo gitu" Balas ohm

Bright hanya menganggukan kepala nya, setelah ohm pergi pikiran nya kembali melayang layang

"Gue telfon orang rumah gak ya? Telfon aja deh"

Setelah bright menghubungi keluarga nya, tak lama mereka datang

"Bright gimana bisa win sampai kecelakaan gini? Kamu tuh bisa jaga win gak si?!" Ucap mamah jennie yang marah pada bright

"Udah jenn, tanyain baik-baik aja ah gausah emosi gini" Sahut mamah namtam sambil menepuk-nepuk pundak jennie

"Lihat aja ya kamu kalo sampe win kenapa-napa kamu yang harus tanggung jawab" Lanjut mamah jennie

Lee, tay, dan namtam yang melihat itu hanya bisa nenggelengkan kepala.
Sampai seorang dokter keluar dari ruang operasi.

"Gimana dok keadaan win? Win baik-baik aja kan?" Ucap bright yang kini sangat khawatir kepada keadaan win

"Operasi tuan win berjalan lancar, dan dia sudah melewati masa kritisnya, tetapi mungkin tuan win akan sadar beberapa hari kedepan" Ucap dokter itu

"Apa boleh saya lihat win dok?" Tanya bright lagi

"Tunggu ya, saya akan menyuruh suster memindahkan win ke ruang rawat" Balas dokter itu sambil memanggil seorang suster untuk menyiapkan ruangan win

MY BUNNY {Bright & Win}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang