" Kai berkendaralah dengan benar! " Seru Suho menatap Kai sinis
Mereka pergi memakai Mobil keluarga. Diperjalanan Jisoo hanya diam sambil mendengarkan suara Adik adiknya yang tersambung di laptop milik Jisoo
" Kai bisa cepet ga sih! " ketus Sehun
" Sehun ini sudah diatas rata rata. Bersabarlah Semuanya juga takut kalo mereka kenapa-kenapa " ujar Suho
" Jisoo-Yaa, sejak kapan kalian jadi Agen Rahasia? " tanya Chanyeol
" se-sejak kami pulang dari Australia " ungkap Jisoo
" Siapa yang mengajakmu? " tanya Chanyeol lagi
Jisoo diam dan terus menunduk ia takut karena Kakak-kakaknya terus menatapnya tajam
" Jisoo jawab Kakak! " seru Suho
" eee di---- "
' LICEEE! ' (Ruby and Rosie)
Tiba tiba jeritan Ruby dan Rosie terdengar jelas, Semuanya pun terdiam satu sama lain
' Lice, Lalice..Lice Kenapaa? ' (Sooyaa)
' Lice bangun Lice! Jangan tumbang ayo bangun Liceee ' (Ruby)
' Lice wake up! ' (Rosie)
' HEY LISA KENAPA? CEPAT JELASKAN? APA KALIAN BAIK BAIK SAJA? ' (Suho)
Trrtttttt trtttttt
Suara pun terputus
" sial! Ada yang meretas! " umpat Jisoo
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°
Bang
Bang
Pushh
" LICEE! " Jerit Rose dan Jennie bersamaan
Lisa tertembak dua kali hentakan di pundaknya dan perutnya lalu tidak lama Anak panah datang menancap ditangan Lisa
Rose yang mau menghampiri Lisa pun terhalang karena ia melihat Pria bertopeng itu hendak melarikan diri
" Hey Bajingan jangan lari, shitt " Teriak Rose
Pria bertopeng itu pun bersembunyi dibelakang tubuh Somi
" hey Rosie-yaa lihat aku ada disini, Jika kau menembakku kau akan kehilangan wanita ini " ucap Pria bertopeng tersenyum miring
Rose menodongkan pistolnya
" jika kau pergi, Kau tidak akan tenang " ucap Rose sedikit sedikit ia mendekati Somi
Lalu Pria bertopeng itu menodongkan pistolnya pada jantung Somi
" yakin? kau tidak akan menyesal honey? " ujar Pria bertopeng
Rose antara bingung dan sedih, Jika ia melepaskan Pria bertopeng itu Lisa akan sedih dan jika ia menembak Pria bertopeng itu Somi akan ikut Mati bersamanya
Tidak, tidak, Rose kau harus bisa menembaknya harus, harus menembaknya-Batin Rose
Tidak...aku harus menyelamatkan Somi terlebih dahulu. Ah shit aku harus bagaimana-Batin Rose
" Lice bangun, aku mohon sadarlah Lice "
" Lice bangun Lice hiks "
" Lice kita harus menangkapnya bersama sama Lice... Aku mohon sadarlah "
Tangisan Jennie mulai meluap ia terus menutup luka tembak Lisa
" bagaimana ini..A-aku tidak mau d-dia pergi. Lice bangun Lice " jerit Jennie
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake Nerd
Fanfictionketika Gadis Mafia menjadi Fake Nerd disekolah barunya untuk menyelesaikan Misi dari Boss nya. ayo dibaca jangan diliat dari sampulnya aja ok! dan jangan menjadi SIDER ya!
