Classmeeting 2

11 2 0
                                        

Hari ini adalah babak final semua pertandingan Merpati Cup. Dalam babak ini Gemi akan bertanding melawan kelas 11 Bahasa 3.

Ada yang aneh menurut Gemi. Lapangan indoor sekolahnya ramai sekali hari ini padahal pertandingan-pertandingan lainnya sudah selesai sejak sekitar 10 menit yang lalu.

Gemi menoleh ke arah Gio dan teman-temannya yang sedang beristirahat setelah tadi berteriak mendukung tim Gio melawan kelas 11 IPA 1 dalam pertandingan basket.

"Eh kalian nyadar gak, sih?" tanya Gemi.

"Nyadar apa?" tanya Bayu mengerutkan keningnya.

Gemi menunjuk tribun yang masih ramai. "Itu kok rame banget? Biasanya juga langsung pada balik." kata Gemi.

Teman-temannya terdiam. Rupanya Gemi tidak mengetahui bahwa dirinya sedang menjadi topik hangat di Merpati setelah akun instagram Merpatinews memposting foto dirinya ketika sedang bermain tenis, mengumumkan bahwa Gemi masuk ke babak final melawan perwakilan kelas 11 Bahasa 3.

Foto Gemi yang diupload oleh Merpatinews ternyata menarik perhatian akun gosip Merpati, LambeMerpati. Dengan caption yang cukup dilebih-lebihkan, LambeMerpati merepost postingan Merpatinews dengan memuji kecantikan Gemi. Hal tersebut sontak saja menarik perhatian para siswa Merpati. Mereka penasaran, kenapa mereka bisa melewatkan cewek secantik Gemi? Lalu ketika semua pertandingan selesai, mereka memtuskan untuk menantikan pertandingan Gemi.

"Mungkin karena final," jawab Gio seadanya.

Gemi mengangguk paham. Mungkin saja, pikirnya.

Tak lama kemudia Gemi mendapat panggilan untuk segera memasuki lapangan.

Gemi memasuki lapangan dan cukup terkejut begitu melihat respon siswa-siswi Merpati yang tiba-tiba bersorak.

--

Orion duduk di tribun paling depan dekat meja tenis bersama Danu, Raffy dan Aldi. Menatap tribun jengah, pasalnya Orion paham sekali kenapa hari ini tribun lapangan menjadi ramai. Apalagi kalau bukan untuk menyaksikan cewek cantik? Orion sangat yakin kalau mereka hanya ingin melihat Gemi secara langsung.

"Gak nyangka dengan kekuatan Lambe Merpati lapangan jadi rame banget gini," ujar Aldi menggeleng takjub.

Orion mengabaikan Aldi, matanya fokus memandang ke arah Gemi yang sudah memasuki lapangan. Orion berdecak begitu mendengar sorakan-sorakan yang ditujukan untuk Gemi.

"Anjer! Lebih cakep aslinya!"

"Kok bisa itu IPS3 nyembunyiin bidadari!"

"Gila! Cantik banget!"

"Siapa sih namanya?"

"Udah punya pacar belum ya?"

Sorakan kagum terus menerus didengar Orion sedari tadi.

Dasar norak! Emang gak pernah liat cewek cakep? Kalo dia punya pacar kenapa? Kalo gak punya juga kenapa?
Kaya dia mau sama lo pada aja! Batin Orion sinis.

"Gemiiiiii! Kita pesta klepon kalo menang!" teriak Danu yang membuat Orion mengusap telinganya.

Kenapa orang-orang lebay banget sih? Rutuk Orion dalam hati.

Orion terus memperhatikan Gemi yang terlihat serius melawan perwakilan kelas Bahasa. Apa Orion harus mendeskripsikan seorang Gemi?

Orion mendengus dalam hati, malas sekali jika harus mendeskripsikan seorang Gemi. Yang bisa Orion jabarkan hanyalah mata Gemi yang selalu menyorot malas. Tidak ada binar lain di mata Gemi selain malas.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 21, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Kilau GemintangCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang