RINDU YANG HILANG.

32 6 0
                                        

Merindumu, adalah canduku.
Dan tanpa kusadari, merindumu juga adalah lukaku.
Luka, yang setiap hari bertambah dan kunamakan dengan fitrah.

Dulu, aku selalu mendambamu.
Lewat tulisan usang yang kuberi nama, Rindu.

Rindu, tanpa adanya pertemuan.
Rindu, tanpa adanya pengertian
Dan Rindu, hanya ada kesepian.

Sekarang, masih terlihat sama.
Aku selalu merindumu,
Namun, dengan nama yang berbeda.
Sekarang, aku sudah terbiasa.
Merindu tanpa bertemu,
Dan Mencinta tanpa dicinta.

Rindu yang dulu untukmu,Kini sudah pergi, mencari kebahagiaannya sendiri.
Hilang, walau masih sempat di genggam.
Dan hilang, walau masih ada diingatan.


Selamat hari Pahlawan,
Untuk Rindu yang sudah hilang.

Hanura, 10 November 2020
Aria Wulandari.

TENTANG RASA [ REVISI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang