BELANJA

19 0 0
                                        

[Bacanya sambil liat gambarnya juga ya!!]

[Di supermarket]

"Aaahhhh.. begini ya bau sayuran plus bau AC, enak banget. hmhhmm~~"

"Naget dimana ya,

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Naget dimana ya,

ah! itu"

*Buka lemari es*

"WuahhH, gila. Mmmm enak banget baunya!! Mmmm"

"Mmmm, Haaaahh.."

"Permisi kak, ekhem, ada yang bisa saya bantu?"

"eEhh, iya. Anu, mbak.

mau beli naget yang biasanya bibi aku beli"

"Eeeee? Mmm bentuknya seperti apa ya kak, biar saya bantu cari"

"Bibi aku kalo masak yang bentuk huruf, ada gak?"

"Sebentar saya cari dulu.

Mmm, kalau yang berbentuk tinggal yang angka aja nih kak, gimana?"

"Yaudah, gapapa.

Mmm mbak, beli telur dimana ya?"

"Oh, itu disana. Lurus aja ada dibagian kiri"

"Okaai makasihh ya mbakkkk!!"

-

Duh, telurnya banyak banget. Gimana cara pilihnya? semuanya sama.
Kalau semuanya sama, kenapa harus dipilih, pikir gue. Gue ambil aja yang ada didepan mata gue.

ambil ini,
ambil itu,
ambil, ambil ,ambil.

Lalu ditimbang, isinya sekitar 20 butir.

kurang gak yaa? apa kebanyakan?
cukup lah ya, iya cukup --

--deh kayaknya.

Pas gue liat labelnya.

HAH?!

GASALAH?

GILA.

"Mas ini harganya beneran segini?"

"Iya kak, kenapa ya kak? mau dikurangin?"

"Mas yang bener aja, murah amat! mas coba timbang lagi deh. Salah tuh, salaah"

Bip

"Bener kak segini, 42.000"

"Ooo, emang harganya segitu ya!!
Kirain 1 telur harganya gocengan, maaf ya mas saya baru ini beli telur. Biasanya bibi, hehe. Yaudah, mari mas"

"Oh iya, mari  kak. selamat belanja"

Pas gue liat jam, ternyata gue udah 30 menit disini. Ini mah lama bukan karena milih-milih. Karna emang baru tau aja harga harga bahan makanan.

-

Beli apa lagi yaa..
Bener kata Raka,
Harusnya tadi dicatet dulu.

Akhirnya setelah berapa lama beli ini beli itu, gue pulang juga. Gue gasabar pengen pulang! mau cerita harga telur!

-

Tiba dirumah, baru ngelangkah sekali tiba-tiba Raka muncul didepan gue.

"Lama banget, beli apa aja sih. Sini aku bawain. Dibilangin jangan pergi sendiri. Berat loh ini Ra,"

 Berat loh ini Ra,"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Raka,"

"Kenapa? capek ya?"

"Besok aku mau belanja lagi boleh ya,
ya
ya
yaaaa?"

Kata gue diimut-imutin,
tangan geol-geol kaya kucing,
kedip-kedip. wink. wink!

"Mau beli apa lagii?? ini udah banyak banget, segala beli apa ini?
garem?
buat apa?
kan masih banyak dirumah"

"Ih kamu gatau ya?!
murah tau itu, murah banget, garem segitu banyak harganya cuma 8.000. Makannya itu aku beli empat"

"Astaghfirullah, Raya. Buat apa beli banyak banyak. Kan aku bilang tadi beli yang diperluin aja. sebungkus juga bisa buat 3 bulan. Ini mah, banyak banget"

"Yaudah bagus, kita gaperlu beli garem lagi setahun. Tau gitu dari dulu aku belanja-belanja gini ikut bibi

pokonya aku besok mau belanja lagi, titik!"

"Gak."

"Aahhhkk!! pokonya besok belanja lagi"

"Gak ya."

"Bodoamat, besok kan kamu kerja. Jadi gatau kan kapan aku pergi, aku belanja dikit doang janji"

"Gakk, pokonya gaboleh. Awas ya kamu"

 Awas ya kamu"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
RAKARAYA!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang